“Kami menargetkan beberapa capaian penting ke depan, antara lain tersedianya data ketahanan pangan yang akurat dan terkini, terbitnya regulasi yang mendukung ketahanan pangan, peningkatan efektivitas perencanaan program ketahanan pangan, dan yang paling utama adalah terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat dengan mutu yang baik dan harga yang terjangkau,” ungkap Sulaiman Harahap.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumut, Paula Henry Simatupang, menjelaskan bahwa LHP Kinerja ini bertujuan untuk memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah daerah (Pemda), sekaligus melihat berbagai upaya yang telah dilakukan Pemda terhadap tema yang menjadi fokus pemeriksaan, yaitu ketahanan pangan.
“Tahun 2025–2026, ketahanan pangan dan peningkatan SDM yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) menjadi fokus pemeriksaan BPK. Kami ingin mengevaluasi dampak nyata program dan kebijakan daerah terkait hal ini,” kata Paula Henry Simatupang.
Selain penyerahan LHP Kinerja kepada Pemprov Sumut, pada kesempatan tersebut BPK RI juga menyerahkan LHP Kinerja terkait penanganan tuberkulosis (TBC) kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng). LHP tersebut diterima langsung oleh Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.
Hadir dalam penyerahan LHP Kinerja ini Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto dan Ihwan Ritonga, Wakil Ketua DPRD Tapteng Disman Sihombing, serta jajaran pejabat BPK. Turut hadir pula OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumut dan OPD Pemkab Tapteng. D|Red-Hendra.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






