Lulusan Pendidikan Matematika Bukan Sekadar Menjadi Guru

- Penulis

Minggu, 29 Agustus 2021 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi. Foto: D|Ist

ilustrasi. Foto: D|Ist

Dia mencontohkan, menulis buku ajar, menyusun buku latihan soal, ataupun jadi editor yang khusus menangani pelajaran Matematika di kantor penerbitan.

“Para lulusan Pendidikan matematika juga bisa menjadi pengelola Statistik Keuangan, dengan kemampuannya dalam memprediksi kondisi dunia keuangan dan berperan dalam pemodelan, simulasi, serta analisis keuangan,” terang dosen yang sangat mencintai dunia perkembangan ini.

Selain itu, katanya, pendidikan matematika juga dapat bekerja pada proses komputasi, mahasiswa dapat berkarir sebagai pengelola jaringan dengan ilmu matematika dan berbagai bidang pengembangan perangkat lunak dengan berbagai perhitungan.

Mahasiswa bisa menjadi seorang aktuaris, yang tugasya menganalisa data-data statistik seperti tingkat atau angka kematian, kecelakaan, sakit, kecacatan, dan pensiunan dan membuat tabel perkiraan untuk memprediksi resiko dan asuransi yang dapat diaplikasikan untuk keuntungan atau pun simpanan di masa depan.

BACA JUGA:  WR dan Sekretaris USU Dilantik

“Jadi paradigma lama yang hanya fokus pada ladang keguruan, sudah tak zamannya lagi. Maka kurikulum pendidikan matematika harus lah bergaya, bukan asal jadi,” kata Johannes P. Sitanggang mengkritik.

Ketika ditanya tentang perkuliahan di program studi pendidikan matematika, alumni magister ilmu matematika Universitas Sumatera Utara ini menyatakan bahwa perkuliahan di jurusan Pendidikan Matematika tak hanya belajar pendidikan matematika saja, tapi juga mempelajari tata cara mengajarkan matematika kepada murid-murid supaya mudah dipahami dan dicerna.

Menurutnya, mahasiswa pendidikan matematika di Unika Santo Thomas dituntut menjadi kreatif agar suasana belajar Matematika di kelas menyenangkan. “Mahasiswa mengasah kemampuan mengajar, dengan mengikuti Program Magang. Lewat program ini mahasiswa akan langsung mengajar murid-murid di sekolah dengan kurun waktu tertentu,” katanya. D|Sim-DP

BACA JUGA:  Hak Hidup, Sehat dan Pendidikan dalam New Normal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe
ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan
Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat
PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera
Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard
QS AUR 2026: Singapura dan Malaysia Dominasi Kampus Terbaik Asia Tenggara, Indonesia Kirim 3 Wakil
Wali Kota Medan: Guru Hadapi Tantangan Baru di Era Digital, PGRI Diharapkan Jadi Solusi
Universitas Al-Azhar Buka Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Persatuan Mendunia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:41 WIB

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe

Senin, 15 Desember 2025 - 12:47 WIB

ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan

Selasa, 25 November 2025 - 12:22 WIB

Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat

Kamis, 20 November 2025 - 12:55 WIB

PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera

Senin, 17 November 2025 - 14:01 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard

Berita Terbaru