Terkait dugaan raibnya material bongkaran kantin dan bongkaran pra pekerjaan renovasi kedua gedung itu, Mediadelegasi, melayangkan konfirmasi kepada Dr Drs M Ismael P Sinaga MSi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut, Rabu (8/3).
Kemudian, konfirmasi kepada dr Rehulina Ginting MKes, Direktur RSU Haji Medan, Ridesman SH MKes, Wadir Umum dan Drg Fitrady Ulianda Siregar MKes, Kabag Umum RSU Haji Medan.
Hingga penayangan berita ini, Ismael dan Rehulina Ginting masih memilih diam seribu bahasa atas pertanyaan konfirmasi yang dilayangkan via WhatsApp ke ponsel masing-masing sudah berceklis biru pertanda dibaca.
Sementara, Ridesman SH MKes, Wadir Umum RSU Haji Medan, menjawab singkat. “Terkait penghapusan gedung dan hasil bongkarannya sudah dilakukan sesuai prosedur dan sudah dilaporkan ke Inspektorat,” tulisnya.
Nawir Siregar, Ketua Gema Sumut mengatakan akan terus mengawal kasus ini. “Pihak RSU Haji Medan harus taat dan bersikap terbuka terhadap kasus ini, sehingga harapan masyarakat berpindahnya pengelolaan Rumah Sakit itu dari yayasan ke Pemprovsu semakin baik. Jika tertutup, itu akan dianggap lebih bobrok ketimbang saat masih dikelola yayasan,” ujar Nawir. D|Red-06