Harta Kekayaan Rp 4 Juta, Jaksa Deli Serdang Diam-Diam Punya Cafe & Kos-kosan

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Nara Palentina Naibaho jadi sorotan lantaran cuma tercatat Rp 4 juta tapi memiliki aset cafe dan kos-kosan. Jaksa kontroversi di Deli Serdang itu yang sempat melaporkan harta kekayaannya hanya Rp 4 juta di dalam laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto:Ist)

Jaksa Nara Palentina Naibaho jadi sorotan lantaran cuma tercatat Rp 4 juta tapi memiliki aset cafe dan kos-kosan. Jaksa kontroversi di Deli Serdang itu yang sempat melaporkan harta kekayaannya hanya Rp 4 juta di dalam laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto:Ist)

Deli Serdang-Mediadelegasi : Nara Palentina Naibaho, seorang jaksa di Kejaksaan Negeri Deli Serdang, kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya menjadi perbincangan karena melaporkan harta kekayaan hanya sebesar Rp 4 juta dalam Laporan Harta Kekayaan Penjabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini ia diduga memiliki aset tersembunyi berupa sebuah cafe dan kos-kosan mewah.

Kedua aset tersebut berlokasi di Dusun IV Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Bangunan cafe dan kos-kosan itu tampak bergaya modern minimalis, menambah kesan mewah pada aset yang diduga milik jaksa kontroversial ini.

Cafe yang diduga dimiliki oleh Nara Palentina Naibaho diberi nama Cafe Sawah, karena posisinya yang berada di sekitar areal persawahan. Cafe ini didesain dengan memiliki rooftop yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati pemandangan luasnya areal persawahan. Lokasinya juga berdekatan dengan kos-kosan yang diduga menjadi bagian dari aset tersembunyi jaksa tersebut.

Saat tim investigasi meninjau lokasi pada Rabu (17/12/2025), suasana sepi terlihat menyelimuti area tersebut. Seekor anjing galak terlihat berkeliaran di sekitar lokasi, menambah kesan misterius pada aset yang diduga milik jaksa tersebut.

BACA JUGA:  Kapolresta DS Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

“Cafenya sudah tutup sekitar 8 bulan lalu. Awal-awalnya ramai, terus kemudian sepi, makanya sekarang tutup. Kos-kosannya itu pun tutup. Kami tahunya itu cafe milik polisi namanya Pak Manurung (suami Palentine yang anggota Polri bermarga Manurung). Waktu pembukaan cafe itu polisi banyak yang datang,” ujar seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Dari informasi yang dikumpulkan dari pihak Pemerintah Desa, Jaksa Palentin bersama keluarganya tercatat sebagai warga Desa Tanjung Garbus 1/Jatisari, Kecamatan Lubuk Pakam, yang tidak jauh dari Stadion Baharoeddin Siregar. Mereka hanya sesekali datang ke tempat usahanya ini.

Kepala Dusun IV Desa Bakaran Batu, Muntaha, yang lebih akrab disapa Mumun, membenarkan bahwa bangunan cafe dan kos-kosan itu adalah milik Palentin dan keluarga. Secara administrasi, tanah tersebut tercatat atas nama suaminya, M. Manurung, yang merupakan anggota Polresta Deli Serdang.

“Ya, kenal jugalah sama yang punya. Kalau mereka nggak tinggal di sini, cuma sesekali aja dulu ke tempat usahanya. Istrinya Jaksa, ya, tahu waktu pembukaan desa juga diundang, tapi waktu itu pak kades berhalangan nggak datang,” kata Mumun.

Mumun juga menambahkan bahwa Cafe Sawah yang mereka punya sudah lama tutup. Ia tidak mengetahui secara pasti apa penyebabnya, namun dari pengetahuannya, pengunjung cafe tersebut sepi. Saat ini, cafe dan kos-kosan hanya dijaga oleh seseorang.

BACA JUGA:  Kapolsek Pancur Batu Tinjau Program Percepatan Vaksin di Sembahe

“Udah ada yang berusakan juga, sudah mau jalan 2 tahun itu tutupnya cafenya. Dengar-dengar harganya kurang pas (dianggap mahal makanya pengunjung sepi). Kos-kosan nggak berfungsi juga,” kata Mumun.

Sebelumnya, harta kekayaan Nara Palentina Naibaho hanya tercatat sebesar Rp 4 juta. Laporan harta kekayaan itu disampaikan pada 6 Februari 2025 untuk periodik 2024. Dalam laporan tersebut, Nara Palentina Naibaho tidak memiliki tanah dan bangunan, bahkan kendaraan. Ia hanya melaporkan kas dan setara kas.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan integritas pejabat negara Bagaimana mungkin seorang jaksa yang melaporkan harta kekayaan hanya sebesar Rp 4 juta dapat memiliki aset berupa cafe dan kos-kosan mewah? KPK diharapkan segera turun tangan untuk melakukan investigasi mendalam terkait dugaan ketidaksesuaian antara laporan harta kekayaan dengan aset yang dimiliki oleh Nara Palentina Naibaho.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MTQ ke-40 Sumut Resmi Ditutup Kota Medan Juara Umum, Bobby Nasution Tekankan Implementasi Nilai Alquran dalam Kehidupan 
Demi Rumah Tuhan, Maruli Siahaan Salurkan Bantuan 100 Sak Semen
MTQ Korpri Sumut Kembali Digelar, Pemprov Berharap Lahir ASN Berkarakter Qurani
Dahnil Anzar Simanjuntak Hadiri Pelantikan DPD MPI Deli Serdang
Kualitas Peserta MTQ Sumut Terus Meningkat, Muncul Juara-Juara Baru dari Berbagai Daerah
Kafilah Labura Siap Bertarung di MTQ Sumut 2026. Bupati: Prestasi Gemilang Hingga Nasional harus dicapai
​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan
​Krisis Listrik Lima Hari Berturut-turut di Pancur Batu, Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Lumpuh
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:44 WIB

MTQ ke-40 Sumut Resmi Ditutup Kota Medan Juara Umum, Bobby Nasution Tekankan Implementasi Nilai Alquran dalam Kehidupan 

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:02 WIB

Demi Rumah Tuhan, Maruli Siahaan Salurkan Bantuan 100 Sak Semen

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:14 WIB

MTQ Korpri Sumut Kembali Digelar, Pemprov Berharap Lahir ASN Berkarakter Qurani

Senin, 22 Juni 2026 - 16:41 WIB

Dahnil Anzar Simanjuntak Hadiri Pelantikan DPD MPI Deli Serdang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:52 WIB

Kualitas Peserta MTQ Sumut Terus Meningkat, Muncul Juara-Juara Baru dari Berbagai Daerah

Berita Terbaru