Musrenbang 2021, Syahrul: Utamakan Pembangunan Sektor Kesehatan

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2020 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, SH saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Tapsel Tahun 2021 di Aula Sarasi ll Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Kamis (26/3). Foto: D|Ist

Tapsel-Mediadelegasi: Pelaksananaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2021, Bupati mengingatkan agar muara pembangunan lebih mengedepankan kesehatan dan pendidikan.

“Bangsa ini sedang mengalami bencana nasional non alam yaitu Covid-19. Dengan demikian semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menerapkan usulan kegiatan yang rasional dan fokus pada pencapaian indikator kinerja, utamanya disektor kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan,” hal itu dikatakan Bupati Tapsel H Syahrul M. Pasaribu SH, dalam sambutan pembukaan Musrenbang RKPD 2021, di Aula Sarasi II, Kantor Bupati Tapsel, Kamis (26/3).    

Lebih jauh dikatakannya, berhubungan dengan bencana nasional non alam itu,  pemerintah memproyeksi angka pertumbuhan ekonomi Nasional hanya dikisaran 4,7 sampai dengan 5,0 persen, bahkan akhir-akhir ini diprediksi pertumbuhan ekonomi hanya 4%.

Begitu juga pembangunan SDM juga diutamakan untuk program-program yang dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), untuk mengantisipasi bertambahnya pengangguran yang mungkin timbul akibat Covid-19 dengan melalui UMKM,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa kita semua bisa lihat bahwa pertumbuhan ekonomi saat ini kurang menggembirakan, tentunya akan menjadi tugas dan tanggung jawab yang semakin besar, dengan demikian perlu adanya inovasi-inovasi baru yang cerdas, tekad yang kuat dan kmpak serta semangat kebersamaan.

BACA JUGA:  Tapsel Alokasikan Rp5,1 M Lebih untuk Tangani Covid-19

“Saya berharap pada pelaksanaan Musrenbang RKPD 2021 dapat menghasilkan rancangan RKPD Kabupaten Tapsel yang lebih berkualitas dengan tetap berpedoman kepada RPJMD tahun 2016-202, sehingga memenuhi segala regulasi dan ketentuan yang mengatur tentang perencanaan yang telah ditetapkan,” harap Syahrul. 

Oleh karena itu, pimpinan OPD harus lebih proaktif begitu juga dengan pemerintah desa/kelurahan harus dapat mengoptimalkan penggunaan dana desa/dana kelurahan yang bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Hindari program kegiatan yang kurang bermanfaat seperti kegiatan yang bersifat seremonial atau yang bersifat program rutinitas,” pungkasnya.

Syahrul menambahkan, bahwasannya musrenbang RJPMD ini merupakan tahun kelima, bisa juga tahun terakhir dari periode RPJMD Tapsel kurun waktu tahun 2016 – 2021. “Walaupun belum memuaskan semua pihak, tapi disisi lain sudah banyak kemajuan pembangunan yang telah dicapai khususnya indikator ekonomi makro,” bilangnya.

Dijelaskannya, bahwa presentase penduduk miskin pada tahun 2016 sebesar 11,15%, tahun 2017 10,60%, tahun 2018 9,16% dan tahun 2019 sebesar 8,60%. Begitu juga tingkat pengangguran mengalami penurunan dari tahun 2016 sebesar 5,90%, tahun 2017 5,80%, tahun 2018 5,28% dan pada tahun 2019 mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu 4,17%.

BACA JUGA:  Gempa 5,3 SR Guncang Tapanuli Selatan

“Sedangkan infrastruktur jalan telah menyentuh segenap lapisan masyarakat, begitu juga infrastruktur irigasi telah mengalami kemajuan, dan sudah menjangkau kewilayah pelayanan yang lebih luas. Walaupun pada tahun 2019, merupakan tahun yang kurang menggembirakan dalam pertumbuhan ekonomi nasional sehingga mengalami penurunan 5,02% dari tahun 2018 sebesar 5,17%. Sementara RKPD tahun 2020 pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan 5,2 sampai dengan 5,5 persen,” jelas Bupati.

Sebelumnya Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang dalam sambutannya menyampaikan, Musrenbang RKPD merupakan tahapan untuk melaksanakan kinerja pemerintah dalam tahun selanjutnya. “Kami dari legislatif berfikir bahwa UU No. 23 mengamanahkan bahwa pemerintah daerah (Pemda) harus satu visi misi untuk merencanakan pembangunan kedepan, apalagi kita sedang dihadapkan dengan wabah Covid-19,” sebutnya.

Sehingga, tentunya dalam rencana penysusunan Musrenbang RKPD 2021 banyak mengalami kendala. Oleh karena itu, diharapkan agar lebih cermat dan lebih detail dalam menyusun perencanaan yang telah ditetapkan, sebab penyusunan ini merupakan pedoman untuk pembangunan pemerintahan kabupaten.  

Hadir Wakil Bupati Tapanuli Selatan Ir. H. Aswin Efendi Siregar, MM, Sekdakab Tapsel Drs Parulian Nasution, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD dan Camat se-Tapsel.  D| Plu-12

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tapsel: Butuh Amfibi Untuk Atasi Sumbatan Batang Toru
Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan
TPL : Sumber Konflik Tak Berujung, Pemerintah Diminta Tutup
Gubernur Sumut Apresiasi Gelar Doktor Topan Ginting
Jalan Rusak di Sumut Mendapat Perhatian Gubernur Bobby Nasution
Gubernur Sumut Bobby Nasution Janji Perbaiki Jalan Rusak di Labuhanbatu hingga Tapsel
Bobby Nasution Pastikan Jembatan Aek Sipage Dibangun Tahun Ini
Gubernur Sumut Tinjau Realisasi Perbaikan Jalan Batu Jomba

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:49 WIB

Bupati Tapsel: Butuh Amfibi Untuk Atasi Sumbatan Batang Toru

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:03 WIB

Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:49 WIB

TPL : Sumber Konflik Tak Berujung, Pemerintah Diminta Tutup

Senin, 26 Mei 2025 - 22:51 WIB

Gubernur Sumut Apresiasi Gelar Doktor Topan Ginting

Jumat, 2 Mei 2025 - 23:56 WIB

Jalan Rusak di Sumut Mendapat Perhatian Gubernur Bobby Nasution

Berita Terbaru