Netralitas Pilkada 2020, Polrestabes Medan Diminta Buka Laporan Hotline

Selasa, 29 September 2020 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pemenangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi

Tim Pemenangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi

Medan-Mediadelegasi: Pernyataan  Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis  yang mengingatkan seluruh anggotanya untuk tidak terlibat dalam politik praktis, khususnya pada Pilkada Serentak 2020. Agaknya menjadi angin segar bagi peserta atau kandidat paslon kepala daerah se-Sumut.

Adalah Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi (Akhyar-Salman) menyambut antusias pernyataan menyegarkan itu dari orang nomor wahid di institusi kepolisian negeri ini.

Eksesnya pun, tim sukses Akhyar-Salman meminta kepada Kaporestabes Medan untuk menindaklanjuti pernyataan Kapolri itu secara ril, dengan membuka akses atau jalur laporan hotline sebagai sarana pengaduan masyarakat secara online terhadap tindakan tak netralnya oknum ASN.

Menariknya lagi, Tim Sukses Akhyar-Salman menanggapi pernyataan Kapolri itu sebagai bentuk peringatan atau warning terhadap oknum Personel Polri di jajarannya yang dicurigai telah terendus melibatkan diri secara langsung dalam politik praktis Pilkada Serentak 2020.

“Kami yakin pernyataan Kapolri yang bernada warning itu bukan tanpa dasar. Bisa jadi pernyataan itu muncul dikarenakan Kapolri telah mengetahui adanya oknum personel Polri yang terlibat langsung dalam pemenangan salahsatu calon,” kata Gelmok Samosir SH Wakil Ketua Tim Pemenangan Akhyar-Salman menafsirkan pernyataan Kapolri itu, Selasa (29/9/2020).  

Lebih jauh disebutkan Gelmok, tampilnya menantu Presiden Jokowi, adalah Bobby Nasution sebagai salah satu kandidat, belakangan memunculkan opini miring  di tengah masyarakat, kalau menantu presiden itu mendapat dukungan dari oknum personel lembaga negara. 

BACA JUGA:  Bersikap Sopan, Adab Bobby Nasution Patut jadi Teladan

“Untuk itu, kami memastikan, oknum aparatur lembaga negara, pada Pilwalkot Medan tidak boleh terlibat dalam dukung-mendukung kandidat. Apalagi sampai bertindak memenangkan kandidat tertentu,” tegasnya.

Netralitas Aparatur itu adalah amanah undang-undang, artinya seluruh aparatur wajib netral. “Bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sekalipun tak bisa ikut campur.  Karenanya amanah regulasi itu harus dijunjung tinggi baik itu pejabat ataupun rakyat,” ulasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Gelmok, pernyataan Kapolri sebagai realisasi dari undang-undang harus benar-benar dijaga institusi kepolisian. “Jika ada oknum Polri yang mendukung salahsatu kandidat pilwalkot adalah merupakan pelanggaran hukum dan harus ditindak,” cetusnya.

Dia juga mengusik pernyataan Kapolri agar segera ditindaklanjuti di Sumatera Utara. “Kami meminta Kapolri segera menerbitkan surat perintah kepada Kapolda Sumut atau Kapolrestabes Medan agar menindak oknum Polri yang turut terlibat pada Pilwalkot Medan,” tegas Gelomok.  

Dia juga menyinggung pernyataan serupa tentang netralitas pada pilkada sudah sering didengungkan, namun terkesan hanya seperti lip service alias basa-basi atau hanya dibibir saja. “Soalnya tidak pernah disertai dengan tindakan yang ril,” ketusnya.

Padahal, beber Gelomok, pada pemilihan langsung sebelumnya keterlibatan oknum aparatur kepolisian, tahapnya pun sudah meresahkan masyarakat. “Tak sedikit warga ditingkat kelurahan dan desa yang mendapatkan tekanan dari oknum personel kepolisian,” celutuknya.  

BACA JUGA:  Anggaran Pembelian 4 Mobil Wakil Ketua DPRD Sumut Capai Rp8,3 Miliar

Bahkan mencuat oknum kepolisian pada pesta demokrasi pemilihan langsung sebelumnya, melakukan penekanan terhadap ASN di tingkat kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan, agar mendukung kandidat yang dianggap dekat dengan kekuasaan.

Menyambung hal itu, Tim Hukum Pemenangan Akhyar-Salman, adalah Muhammad Hatta SH mengimbau masyarakar agar aktif melakukan pemantauan di lapangan. “Masyarakat harus berani menyampaikan pengaduan kepada Kapolrestabes Medan atau Kapolda Sumut manakala ada oknum Polri yang bermain pada Pilkada Medan,” ulasnya.  

Begitu juga Kapolda Sumut harus bersikap tegas. “Bila ada pengaduan masyarakat soal ketidaknetralan Polri pada Pilkada Medan haruslah ditindaklanjuti. Karena itu amanah undang-undang yang semua orang harus mematuhinya,” tukas Hatta  

Bahkan, Hatta menyarankan, agar Polda Sumut dan Polrestabes Medan menyiapkan jalur akses laporan  hotline khususnya untuk menerima pengaduan masyarakat terhadap ketidaknetralan oknum personel kepolisian atau ASN.

“Kami bersama tim pendukung Akhyar – Salman juga berencana  melakukan audiensi dengan Kapolrestabes Medan untuk menyampaikan dukungan bagi netralitas Polri dalam Pilkada di daerah ini,” pungkasnya. D|Med-41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mediadelegasi.

Kabupaten Deli Serdang

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:08 WIB