Ia menuturkan bahwa apa yang dia lakukan itu sudah merupakan bagian dari panggilan jiwa sebagai seniman dan tidak hanya sekedar sebagai pekerjaan.
“Karya seni ini sudah menjadi bahan bagi masyarakat khususnya umat Kristiani untuk lebih mencintai seni patung Yesus sebagai Gembala yang baik,” ucap Parulian.
Berdasarkan pantuan, proses pengerjaan patung Yesus tersebut saat ini sudah hampir rampung dan di bagian bawah telah pula terdapat prasasti.
Pada prasasti dari batu nisan itu tertulis Ayat Alkitab, Yesaya 43:2. “Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai sungai , engkau tidak akan dihanyutkan, apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akab dihanyutkan, dan nyala api tidak akan membakar engkau”.D|Has-100