Kodam I/BB Tepis Informasi Prajurit TNI Lepas Paksa Mafia Tambang

- Penulis

Kamis, 1 Desember 2022 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Polres Mandailing Natal (Madina).  Foto: Ilustrasi

Kantor Polres Mandailing Natal (Madina). Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Kodam I Bukit Barisan (BB) menepis informasi yang menyebutkan sejumlah oknum TNI berupaya melepas paksa terduga pelaku mafia tambang emas ilegal yang masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

“Infonya tidak benar,” kata Kapendam I/BB  Letkol Inf Rico Julyanto Siagian saat dikonfirmasi wartawan di Medan, Kamis (1/12), seperti dilansir dari detikSumut.

Rico menjelaskan kedatangan Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf. Amrizal Nasution bersama personel ke Mapolres Madina terkait untuk mengkonfirmasi dan mengecek kebenaran ada tidaknya keterlibatan oknum prajurit dalam kasus dugaan tambang emas ilegal yang ditangani Polres Madina.

Dari hasil konfirmasi langsung Dandim ke Mapolres Madina, lanjutnya, ternyata memang tidak ada keterlibatan Prajurit TNI AD dalam kasus yang sedang diselidiki.

BACA JUGA:  Menyambut Hari Kartini Korcab I Belawan Mengadakan Gowes Cantik

Rico menyebut setelah mendapat kepastian tidak ada Prajurit TNI AD yang terlibat, Dandim 0212/Tapsel juga menerima penjelasan bahwa hasil penyelidikan Polres Madina masih berjalan untuk meminta keterangan terkait keterlibatan tiga orang warga masyarakat yang sedang diamankan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi juga menepis isu adanya oknum anggota TNI yang berupaya mengintervensi dengan melakukan upaya paksa mengeluarkan pelaku ilegal mining yang diamankan di Mapolres Madina.

“Yang dimintai klarifikasi/pemeriksaan dua orang. Terkait berita yang simpang siur itu tidak benar adanya intervensi dari siapapun. Sekali lagi itu proses penyelidikan,” ujarnya.

Menurut dia, pihak Polres Madina telah melakukan penyelidikan terhadap kasus penambangan ilegal atau ilegal mining di Kabupaten Madina.

BACA JUGA:  Seorang Anggota TNI Tewas Usai Tabrakan di Deli Serdang

Petugas, kata Hadi, mengamankan dua orang usai mendalami kasus yang dilaporkan oleh masyarakat itu.

“Penyidik Krimsus melakukan pendalaman dan penyelidikan atas laporan masyarakat dugaan tindak pidana ilegal mining dan sampai saat ini masih dilakukan pendalaman,” ujar Hadi. D|Red

Satu tanggapan untuk “Kodam I/BB Tepis Informasi Prajurit TNI Lepas Paksa Mafia Tambang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru