Pemkab Samosir Akan Manfaatkan Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Database Pertanian Samosir

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Samosir Akan Manfaatkan Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Database Pertanian Samosir.

Pemkab Samosir Akan Manfaatkan Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Database Pertanian Samosir.

Samosir-Mediadelegasi: Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Ketapang dan Pertanian akan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam penyediaan database pertanian di Kabupaten Samosir. Hal itu disampaikan Kadis Ketapang dan Pertanian Dr. Tumiur Gultom, SP, MP saat memimpin Rapat Pos Simpul Koordinasi (Posko) Juli 2025, di Aula Dinas Ketapang Pertanian, Kamis (17/7).

Tumiur menyebut, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini yang akan ditampilkan dalam Aplikasi, Web dan WhatsApp akan mempermudah semua pihak untuk mengakses database pertanian di Kabupaten Samosir. Baik bagi petani, pemerintah daerah maupun semua pihak yang membutuhkan.

Dirinya menyebut, bahwa aplikasi ini masih dalam tahap penyempurnaan dengan pihak pengembang yakni Yayasan Parhobas Indonesia Wibawa.

BACA JUGA:  Musim Kemarau, Hutan dan Lahan Warga di Samosir Terbakar

Nantinya, aplikasi ini akan cukup membantu para petani di Kabupaten Samosir. Melalui aplikasi ini akan memberikan informasi yang valid, sehingga para petani bisa merencanakan jadwal tanam dan bahkan memprediksi produktifitas dan harga setelah panen. Semua informasi terkait pertanian akan dimasukkan didalamnya, kata Tumiur.

Pada pertemuan ini, Ir. Febri Wibawa Parsa Sihombing dari Yayasan Parhobas Indonesia Wibawa, mengenalkan aplikasi AI AmongTani yang sedang dikembangkan untuk database pertanian.

Data dalam aplikasi ini akan diinput oleh Dinas Pertanian melalui petugas penyuluh lapangan dan juga oleh petani itu sendiri dengan validasi oleh PPL.

“Jadi datanya tidak diisi sembarangan, dan akan lebih valid karena ada validasi data oleh PPL”, terang Febri.

BACA JUGA:  Mulai 21 Juli, Larangan Pelaksanaan Pesta Adat Diperpanjang

Dikatakan, melalui aplikasi ini nantinya para petani dapat mengetahui informasi PH tanah, tanaman yang cocok, kemudian masa panen kapan bahkan juga prediksi harga bisa diakses didalamnya.

Febri juga menyebut bahwa nantinya aplikasi Among Tani ini akan menjadi yang pertama di Indonesia untuk penyediaan database pertanian ruang lingkup kabupaten.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Samosir Serap Strategi Pariwisata Lewat Site Visit KEK Bali, Siapkan Langkah untuk Danau Toba
Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:27 WIB

Wabup Samosir Serap Strategi Pariwisata Lewat Site Visit KEK Bali, Siapkan Langkah untuk Danau Toba

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Berita Terbaru