Samosir-Mediadelegasi: Menuju 100 hari program kerja Bupati Samosir menuai berbagai komentar dari lapisan masyarakat, mulai dari saran hingga kritik pedas.
Kendati demikian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir dibawah kepemimpinan Bupati Vandiko Gultom bersama Wakil Bupati Martua Sitanggang, terus bekerja kejar target menuju perubahan.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Samosir melalui kadis Kominfo Rohani Bakara. Minggu (20/6/2021).
“Saat ini Pemkab Samosir sudah dan sedang melakukan program kerja, demi perubahan Samosir yang lebih baik antara lain Perubahan efektifitas dan perampingan OPD sudah ditangan DPRD,” ujar Rohani
Lebih lanjut Rohani menjelaskan, beberapa hal yang sudah dilakukan dibidang pendidikan, Kesehatan dan Pertanian.
“Berobat gratis berjalan di lapangan dan sidak puskesmas dengan rumah sakit, Pengumpulan nama-nama bea sisawa sedang berjalan dan segera akan membaginya, UMKM dari produk pertanian seperti Mangga, Bawang, Andaliman, Kacang, Kemiri sudah berjalan sampai dengan festival Mangga,” bebernya.
Kemudian dalam bidang infrastruktur Pemkab Samosir sudah melakukan
pembukaan jalan, dan pemeliharaan jalan di 7 desa dan sudah berjalan yakni di Palipi, Sitamiang, Parbaba dolok, Bonan dolok, Pangasean, Saor nauli dan Sukkean.
Tak hanya itu saja Rohani Bakara juga menambahkan, beberapa program yang sudah dilakukan Pemkab Samosir.
Diantaranya, pelaksanaan lelang yang transparan, Sinergitas program APBD kabupaten, propinsi dan APBN, Jumat bersih untuk semua kota kecamatan, Pembentukan lembaga adat batak, Pengisian jabatan yang kosong selama ini dengan PLT, Vaksinasi rakyat, memberi bibit gratis bertahap.
Kemudian tentang devisit anggaran sebesar 60 miliar yang tidak lazim, dengan single years yang masih diaudit.
Pemkab Samosir juga sudah melakukan sidak dan program pemanfaatan pasar Pangururan yang mangkrak.
“Dari 100 hari program kerja Bupati Samosir yang sedang berjalan 50 hari, dan semua on the trak. Untuk target maksimum kita harus merevisi dipa program lama yang diharapkan bulan Agustus,” kata Rohani.
Dijelaskanya tentang pengadaan barang dan jasa, semua wewenang dari ULP dan PPTK yang transparan, tak direkayasa.
Menurut Rohani, tanggapan pemerhati adalah kritik yang biasa disampaikan oleh masyarakat. Karena kritikan adalah merupakan bagian dari perhatian.
D|Sam-59






