Foto: D|Ist
Kepri-Mediadelegasi: Pandemi Covid-19 bukan ganjalan bagi Pomparan (generasi-red) Raja Turnip yang tergabung dalam Punguan Pomparan Raja Turnip dohot Boruna se-Indonesia (PPRTBI) untuk terus berkoordinasi.
Kesiapan anak didik di tengah Pemberlakuan Study From Home (SFH) dalam langkah mereka memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memerlukan pengkajian-pengkajian strategis, sehingga kondisi SFH tetap membuat anak didik mampu berkompetisi.
Bahasan periode ini terkait dampak ekonomi akibat Covid-19 bagi Pomparan Turnip wilayah Kepulauan Riau (Kepri).
Arjon Turnip PhD Sekjen DPP PPRTBI kepada Mediadelegasi, Minggu (26/4), mengatakan diskusi membahas kesiapan Pomparan Raja Turnip menuju PTN melibatkan pengurus DPW PPRTBI Kepri diketuai Drs Van Marlen Turnip, Sekretaris Jusman Turnip, SE, beserta jajarannya, DPP Perwakilan Kepri: Pnt Drs Beslin Turnip SH (Bidang Pendidikan) dan Apdi Aman Turnip (Bidang SDM), Ketua DPC Batam Asjen Turnip beserta jajarannya.
Arjon Turnip PhD memberi arahan hasil pertemuan DPP PPRTBI pekan lalu sekaligus arahan terkait peningkatan SDM pomparan Turnip.
Arjon meminta semua pengurus DPW dan DPC untuk mendata pomparan Turnip di Kepri yang saat ini mau mengikuti ujian masuk PTN. “Jika memungkinkan dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan virtual khusus untuk anak-anak SMA Kelas XII,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut Sekjen DPP dan bidang pendidikan DPP akan memeberi motivasi dalam belajar serta strategi memilih jurusan dan perguruan tinggi yang diinginkan.
Selanjutnya Sekjen juga memberi link-link try out (TO) agar anak-anak dapat mengikuti ujian simulasi dari rumah selama covid-19. Hasil-hasil TO ini diharapkan Arjon, menjadi data nanti untuk memilih jurusan dan PTN yang sesuai.
Setiap pengurus dan perwakilan orang tua memberi tanggapan dalam pertemuan, secara umum mereka sangat setuju dengan usulan DPP dan berjanji akan mensosialisasikan program pusat ini dalam waktu dekat mulai tingkat DPW, DPC dan DPS. D|Red-04






