SDN 101791 Patumbak Siap Ikuti Kompetensi Adiwiyata Mandiri 2021

- Penulis

Senin, 6 September 2021 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SD Negeri 101791 Patumbak, Dra Hj Sahro (kiri) dan Koordinator Pendidikan Kecamatan Patumbak, Kosmaida Samosir M.Pd (kanan) menyatakan kesiapan mengikuti kompetisi Adiwiyata Mandiri 2021. Foto: D|Ist

Kepala SD Negeri 101791 Patumbak, Dra Hj Sahro (kiri) dan Koordinator Pendidikan Kecamatan Patumbak, Kosmaida Samosir M.Pd (kanan) menyatakan kesiapan mengikuti kompetisi Adiwiyata Mandiri 2021. Foto: D|Ist

Patumbak-Mediadelegasi: Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Negara Lingkungan Hidup, mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Kepala SDN 101791 Patumbak, Dra Hj Sahro menyatakan kesiapan pihaknya mengikuti kompetisi membawa sekolahnya maju menuju Adiwiyata Mandiri.

Dalam program ini, diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah, menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif.

Menurutnya, untuk mencapai Adiwiyata ini tidak mudah, perlu melalui beberapa tahapan serta perjuangan yang konsisten untuk meraihnya.

Selain itu perlu kerja keras dan dukungan oleh Guru-guru, Komite, orangtua murid dan Siswa.

“Kami berkeinginan SDN 101791 bisa mendapatkan Adiwiyata pada tahun 2021 ini, tentunya saya berharap kepada semua guru guru, komite, orangtua murid dan siswa/i dapat berperan aktif ,bekerja keras dan juga berdoa,” harap Sahro.

BACA JUGA:  Menag Buka Secara Resmi SSE PTKIN se-Indonesia

Sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 101791, ia berharap masyarakat sekitar juga harus tahu pentingnya Adiwiyata, agar dapat membangun kesadaran, bahwa pentingnya untuk menjaga kebersihan.

“Manfaat dari Adiwiyata sangat bersifat positif, jika tahu peran Adiwayata dalam kehidupan itu seperti apa. Maka itu kami harus mengajarkan anak-anak, untuk senang dan mencintai dalam menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Menghilangkan sampah tidak mungkin, tapi dengan mengurangi sampah itu sangat baik,” cetusnya.

Di samping itu Koordinator Pendidikan Kecamatan Patumbak, Kosmaida Samosir MPd mengatakan sebenarnya Adiwiyata adalah bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan, dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” jelasnya, saat diminta tanggapan melalui Whaatsaapnya, Senin (6/9).

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Siapkan Gedung BPSDM untuk Sekolah Rakyat

Ia menjelaskan, tahapan yang dilalui untuk terus meraih Adiwiyata ketingkat yang lebih tinggi, sesuai dengan ketentuan yang telah diterapkan.

“Awalnya mengikuti Adiwiyata Kota, kemudian Adiwiyata Provinsi, Adiwiyata Nasional, Adiwiyata Mandiri, hingga Sahabat Bumi,” ujarnya.

Kosmaida menambahkan, pada dasarnya program Adiwiyata tidak ditujukan sebagai suatu kompetisi atau lomba. Penghargaan Adiwiyata diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah-sekolah, yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

“Penghargaan diberikan kepada sekolah yang bisa mempertahankan pemberdayaan lingkungan sekolah secara bersih dan sehat selama kurun waktu kurang dari 3 tahun, dan tahap kemandirian selama kurun waktu lebih dari 3 tahun, yang sering disebut sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri,” paparnya. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe
ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan
Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat
PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera
Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard
QS AUR 2026: Singapura dan Malaysia Dominasi Kampus Terbaik Asia Tenggara, Indonesia Kirim 3 Wakil
Wali Kota Medan: Guru Hadapi Tantangan Baru di Era Digital, PGRI Diharapkan Jadi Solusi
Universitas Al-Azhar Buka Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Persatuan Mendunia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:41 WIB

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe

Senin, 15 Desember 2025 - 12:47 WIB

ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan

Selasa, 25 November 2025 - 12:22 WIB

Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat

Kamis, 20 November 2025 - 12:55 WIB

PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera

Senin, 17 November 2025 - 14:01 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard

Berita Terbaru