Presiden Ingatkan Seluruh Kepala Daerah Waspadai Potensi Naiknya Kasus Covid-19 Pascalebaran

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh kepala daerah untuk mewaspadai potensi kenaikan kasus Covid-19 pada pascalebaran.

“Meskipun kita telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik, tadi pagi saya mendapatkan data, terdapat sekitar 1,5 juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6 sampai 17 Mei,” ucap Presiden saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah seluruh Indonesia secara virtual, Senin (17/5). Turut mendengarkan pengarahan Presiden yang berkaitan dengan penanganan Covid pascalebaran ini yakni Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. bersama Wakil Wali Kota, H. Aulia Rachman,S.E., unsur Forkopimda Medan, Sekda Medan, Ir. Wiriya Alrahman, M.M., dan para Asisten Setdako Medan. 

Presiden berharap, kasus aktif Covid-19 pascalebaran tahun ini tidak sebesar tahun lalu. Dikatakannya, saat ini sudah terjadi penurunan kasus aktif. Pada 5 Februari 2021 lalu jumlah kasus aktif sebanyak 176 ribu dan sekarang telah turun menjadi 90.800. “Ini yang harus kita tekan, agar semakin turun dan turun. Harus ada konsistensi dan ketahanan,” pesan Presiden. 

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 di Sumut Melonjak Empat Kali Lipat

Dalam arahannya, Presiden juga menyebutkan 15 provinsi yang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19. Kelimabelas provinsi itu adalah Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Malut, Kalteng, Sulteng, Sulsel, dan Gorontalo.

Presiden juga memaparkan data tentang Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit. Secara nasional, terang Presiden, BOR saat ini di posisi yang baik, yaitu 29 persen.
“Tapi ada beberapa provinsi yang di atas 29 persen dan ada yang masih di atas 50 persen. Tolong semua gubernur, bupati, wali kota, tahu angka-angka ini. Tiga provinsi hati-hati, Sumut BOR-nya 58 persen, Kepri BOR-nya 53 persen, dan Riau BOR-nya 52 persen,” ungkap Presiden.

BACA JUGA:  Kendalikan 52 Kg Sabu, Napi Lapas Medan Dituntut Hukuman Mati

Presiden juga mengingatkan tentang penerapan 3T (testing, tracing, dan treatment) yang merupakan indikator kapasitas respon. Disebutkannya, semakin banyak testing semakin baik. Hal yang ditekankan Presiden adalah tracing dengan kriteria kontak 15 menit dalam jarak 1 meter. 

“Ini hati-hati. Kalau ada satu orang yang positif, harus dilacak betul, dia kontak dengan orang lain lebih dari 15 menit dan jarak minimal 1 meter. Harus dicek betul,” tegas Presiden mengingatkan agar kepala daerah juga hati-hati terhadap varian baru Covid-19.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan tentang perekonomian. Presiden mengatakan, seluruh kepala daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam menaikkan pertumbuhan ekonomi nasional. Ditegaskannya, target pertumbuhan ekonomi pada kwartal kedua tahun ini harus di atas 7 persen.

“Indikasi ke arah sana ada. Tergantung kerja keras kita bersama,” sebut Presiden.
D|Med-Gur|ril.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB