Deli Serdang-Mediadelegasi: PSMS Medan mendulang poin penuh tiga angka setelah mengalahkan tamunya Sriwijaya FC dengan skor 3-1 pada laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025-2026 yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiga gol PSMS Medan masing masing dicetak Felipe Cadenazzi melalui tendangan penalti di menit ke-21dan Rudiana pada menit ke-67 dan ke-70.
Sementara satu-satunya gol balasan Sriwijaya FC diciptakan Vieri Ariyanto pada menit ke-50 usai mengecoh kiper PSMS Reki Rahayu.
Pelatih PSMS Medan Kas Hartadi usai laga mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya yang sepanjang laga berjuang tanpa lelah demi kemenangan apalagi laga ini digelar dikandang sendiri.
“Terima kasih kepada pemain dan manajemen yang terus mendukung kami, namun kami tak boleh puas dengan hasil ini karena perjalanan masih panjang,” katanya.
Ia mengatakan awalnya anak asuhnya bermain terlalu terburu-buru demi mencetak gol dan dari pandangannya di babak pertama timnya kurang dapat menguasai lapangan tengah, meski akhirnya bisa mencetak satu gol melalui tendangan penalti.
Di awal babak kedua, timnya juga sempat kedodoran hingga lawan akhirnya bisa menyamakan kedudukan.
Ia pun mengubah komposisi pemain dan strategi tersebut terbukti mampu membuat timnya menguasai jalannya laga dan dapat kembali mencetak dua gol di babak kedua.
“Tentunya kita akan terus melakukan evaluasi agar permainan tim semakin membaik ke depannya,” katanya.
Sementara Pelatih Sriwijaya FC Achmad Zulkifli menyebutkan atas nama tim ia meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Selatan karena timnya belum berhasil meraih poin melawan PSMS Medan, meski diakuinya anak-anak asuhnya sudah bermain secara maksimal.
“Selamat pada PSMS yang berhasil menang dari kami. Semoga PSMS semakin baik,” ujarnya.
Ia menyebutkan, laga kedua tim sebenarnya berjalan dengan sangat menarik. Saling jual serangan kerap terjadi sepanjang laga.
Namun ia mengakui di babak kedua, barisan pertahanan Sriwijaya sering melakukan kesalahan hingga mudah diterobos lawan.
“Di babak kedua sebenarnya kita bisa mengimbangi mereka, terbukti kita bisa menyamakan kedudukan. Tapi selanjutnya, kita malah lebih banyak ditekan hingga kami kembali kebobolan dua gol di babak kedua,” kata Achmad Zulkifli. D|red












