Purbaya: Jika Tak Terserap, Dana Makan Bergizi Gratis Akan Ditarik dan Disebar ke Program Lain

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (Foto:Ist)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan keras terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menarik kembali dana yang telah dialokasikan untuk program tersebut jika tidak terserap hingga akhir Oktober.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya di Balai Kota Jakarta pada Selasa (7/10/2025). Ia menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan hingga akhir Oktober. Jika hingga batas waktu tersebut masih terdapat dana yang tidak terpakai, maka dana tersebut akan ditarik dan dialihkan ke program lain yang lebih siap.

“Tetap saya akan nilai sampai akhir Oktober, kalau akhir Oktober saya tahu nanti sampai Desember beberapa triliun tidak terpakai, saya ambil uangnya. Tidak ada bedanya kok, enggak ada yang berubah. Kalau enggak dipakai ya diambil, di sana juga nganggur duitnya,” ujar Purbaya.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok Selasa 1 Juli 2025: Cancer, Leo, Virgo, Pisces

Menkeu menambahkan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran negara. Dana yang tidak terserap akan lebih baik dialihkan ke program lain yang dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

“Saya sebarin ke tempat lain yang lebih siap,” tambahnya.

Ancaman Menkeu ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan program MBG berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan dampak positif bagi peningkatan gizi masyarakat.

Pemerintah berharap, dengan adanya peringatan ini, pihak-pihak terkait dapat segera mempercepat penyaluran dan pemanfaatan dana MBG agar tidak ada dana yang terbuang sia-sia.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu. Keberhasilan program ini sangat penting untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. D|Red.

BACA JUGA:  Kunjungan Natal Semarakkan Rutan Cipinang, Warga Binaan Rayakan Kebersamaan dengan Keluarga

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Supanji Harahap bersama istrinya Satinem Siregar saat menggiring putrinya Lela Surya Fitri Harahap dalam prosesi nemu tradisi pengantin Jawa, Kamis (24/9), di Dusun Sinarjaya, Binangadua, Silangkitang, Labusel. Foto| maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Harmoni Budaya di Labusel: Saat Pengantin Jawa-Gunungtua Disatukan dalam Prosesi Makkobar

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:00 WIB