Keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kualuh Hulu, yang kemudian berkoordinasi dengan tim Polres Labuhanbatu untuk melacak keberadaan korban. AOS akhirnya ditemukan di Sumatera Barat pada Rabu (20/11) dalam kondisi selamat.
Saat ini, AOS telah kembali ke keluarganya, dan kondisi fisik serta mentalnya perlahan membaik. “Korban sudah bersama keluarganya, dan keadaannya semakin membaik,” ujar Rivanda.
Lebih lanjut, polisi menduga kasus ini berkaitan erat dengan sindikat narkoba, mengingat adanya dugaan keterlibatan keluarga korban dalam jaringan tersebut. Permasalahan internal antara keluarga korban dan para pelaku disebut menjadi pemicu penculikan ini.
“Diduga, keluarga korban terlibat dalam jaringan narkoba. Masalah yang tidak terselesaikan akhirnya memicu aksi penculikan ini,” jelas Rivanda.
Polisi terus mengusut tuntas kasus ini, termasuk memburu pelaku yang masih buron, untuk mengungkap lebih jauh keterlibatan jaringan narkoba dalam aksi penculikan ini.