Ribuan KK terdampak banjir di Tapanuli Tengah

Ribuan KK terdampak banjir di Tapanuli Tengah.(Foto:Ist)

Tapanuli Tengah-Mediadelegasi: Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga pada tanggal Laporan Pusdalops PB Sumut yang diterima di Medan, Senin, menyebutkan banjir diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada 17 hingga 22 November 2025.

Pusdalops PB Sumut mencatat 1.902 KK yang tersebar di tujuh kecamatan terdampak banjir tersebut.

menyebabkan ribuan keluarga terdampak dan kerugian materil yang diperkirakan mencapai Rp 1,575 Triliun.

Bencana ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat setempat, yang kini berjuang untuk bangkit kembali.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, Kecamatan Kolang di Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah yang paling parah terdampak, dengan 1.361 keluarga di dua desa mengalami dampak langsung dari bencana ini.

Kerugian materil di wilayah ini diperkirakan mencapai Rp 400 Miliar, meliputi kerusakan rumah, infrastruktur, dan lahan pertanian.

Selain Kolang, beberapa kecamatan lain di Tapanuli Tengah juga mengalami dampak signifikan. Kecamatan Sarudik mencatat 438 keluarga terdampak, sementara Kecamatan Pandan, Lumut, Barus, dan Tukka masing-masing mencatat 350, 378, 365, dan 310 keluarga terdampak.

Pos terkait