Tujuh Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara Diterjang Banjir dan Longsor, Empat Warga Tapteng Meninggal Tertimbun

Rabu, 26 November 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang dan Longsor di Tapanuli Tengah, Empat Orang Tewas dan Jalan Nasional Putus. Foto: Ist.

Banjir Bandang dan Longsor di Tapanuli Tengah, Empat Orang Tewas dan Jalan Nasional Putus. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sejumlah daerah di Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Sabtu pekan lalu hingga Selasa malam (25/11/2025). Tingginya curah hujan menyebabkan sungai di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) meluap, mengakibatkan banjir bandang.

Di Kecamatan Tukka, Tapteng, ratusan warga terdampak banjir bandang terpaksa mengungsi. Kondisi ini diperparah dengan longsor yang menimpa sejumlah wilayah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, mengatakan bahwa tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Utara terkena bencana banjir dan longsor. “Hingga malam ini BPBD mendata ada empat warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapteng, meninggal akibat tertimbun material longsor,” ujar Tuahta pada Selasa malam (25/11/2025).

Korban meninggal dunia adalah Dewi Hutabarat, seorang ibu rumah tangga, beserta tiga anaknya yaitu Tio Arta Rouli Lumbantobing, Vania Aurora Lumbantobing, dan Ilona Lumbantobing. Diperkirakan longsor terjadi pada dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah Tapteng.

“Dari laporan BPBD Tapteng, keempat korban ditemukan tertimbun longsor di dalam rumah sekitar pukul 07.00 WIB tadi,” ujar Tuahta.

Banjir bandang juga terjadi di Huta Godang, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel). Namun, kata Tuahta, belum ada laporan korban jiwa dari Huta Godang, Tapsel. Masih di Tapsel, jalan penghubung antara Tapsel dan Kabupaten Mandailing Natal di Desa Rianite, Angkola Sangkunur, terputus akibat longsor yang dipicu curah hujan sejak Ahad lalu.

BACA JUGA:  Muhammad Juanidi Resmi Dilantik Jadi Kajari Paluta, Kajati Sumut: Jabatan Adalah Amanah dan Ibadah

Selain di Tapteng dan Tapsel, banjir dan longsor juga terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, Tapanuli Utara (Taput), Nias, Kota Gunung Sitoli, dan Sibolga. Di Taput, banjir dan longsor terjadi di Desa Sitolubahal dan Desa Robean, Kecamatan Purbatua. Sungai Aek Mahassan meluap hingga merendam sekitar 60 rumah warga. Sementara dua titik longsor di Desa Robean menimpa dua unit rumah dan menyebabkan satu keluarga mengalami luka-luka.

Kepala Polsek Pahae Jae, Taput, Ajun Komisaris Hitler Hutagalung, mengatakan para korban telah dipindahkan sementara ke rumah warga sekitar sambil menunggu proses rujukan ke Puskesmas Janjiangkola untuk penanganan medis lanjutan.

Kepala BPBD Mandailing Natal, Mukhsin Nasution, mengatakan delapan kecamatan di kabupaten yang berbatasan dengan Sumatera Barat juga dilanda banjir akibat hujan yang mengguyur sejak Sabtu lalu. “Di Kecamatan Panyabungan Selatan, terjadi tanah longsor. Korban jiwa belum ada,” kata Mukhsin.

BACA JUGA:  Gubernur Sumbar Salahkan Izin Kemenhut Jadi Biang Kerok Banjir dan Longsor

Bencana juga terjadi di Nias Selatan akibat hujan. Di Kecamatan Hilimegai, jalan antar kabupaten terganggu. Di Kecamatan Fanayama, satu rumah rusak berat dan di Kecamatan Onolalu, akses jalan terdampak akibat longsor. Namun, tidak ada korban jiwa.

Bencana di Kota Gunungsitoli akibat longsor yang disebabkan hujan. Jalan tertutup material longsoran sepanjang 25 meter dan sejumlah rumah rusak berat. Longsor terjadi Senin dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB di dua titik yakni Jalan Nias Tengah Kilometer 12 di Desa Hiligodu Ombolata, Gunungsitoli Selatan dan dusun II Desa Samasi, Gunungsitoli Idanoi.

Di Kota Sibolga, banjir setinggi 30 sentimeter hingga 50 sentimeter merendam empat kecamatan yaitu Sibolga Kota, Sibolga Sambas, Sibolga Selatan, dan Sibolga Utara. “Belum ada laporan korban jiwa dari daerah – daerah yang terdampak. Data yang masuk ke Pusat Pengendali Operasi BPBD Sumut, korban jiwa hanya yang di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapteng,” kata Tuahta. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Surya: Aspirasi Hasil Reses DPRD Sumut Jadi Prioritas Pembangunan Pemprov Sumut
Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan, Tegaskan Sinergi Forkopimda Diperkuat
Listrik Perdesaan Sumut: Sinergi Pemprov–ESDM–PLN Tuntaskan 106 Lokasi, Target Rasio Elektrifikasi 100%
Harga Cabai Naik Meski Sumut Surplus, Pemprov Amankan Pasokan Dulu Sebelum Keluar Daerah
PKKMB UNIVA Medan 2026, Sahmurad: HIMMAH Harus Bangun Generasi Tangguh, Berkarakter dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Sumut Surya Lantik 188 Pejabat, Tekankan Sinergi & Kerja Nyata Demi Pelayanan Publik
Wagub Sumut Surya: Sinergi TNI-Rakyat Kunci Jaga Kedaulatan NKRI di HUT ke-81 TNI
Breaking News: Kabar OTT KPK di Sumut Beredar, Juru Bicara: Belum Ada Informasi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Wagub Surya: Aspirasi Hasil Reses DPRD Sumut Jadi Prioritas Pembangunan Pemprov Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan, Tegaskan Sinergi Forkopimda Diperkuat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Listrik Perdesaan Sumut: Sinergi Pemprov–ESDM–PLN Tuntaskan 106 Lokasi, Target Rasio Elektrifikasi 100%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Harga Cabai Naik Meski Sumut Surplus, Pemprov Amankan Pasokan Dulu Sebelum Keluar Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PKKMB UNIVA Medan 2026, Sahmurad: HIMMAH Harus Bangun Generasi Tangguh, Berkarakter dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru