Nanik menekankan bahwa program MBG memiliki tujuan mulia, yaitu meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. Namun, ia menyadari bahwa implementasinya jauh dari sempurna dan menimbulkan dampak yang merugikan.
“Ini bukan masalah angka, sewaktu anak sakit itu adalah tanggung jawab kami, kesalahan kami sebagai pelaksana yang harus memperbaiki secara total,” ungkap Nanik dengan nada penuh penyesalan.
BGN berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG dan memperbaiki sistem pengawasan serta keamanan pangan. Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Insiden keracunan program MBG ini menjadi pukulan telak bagi pemerintah dan BGN. Masyarakat menuntut pertanggungjawaban dan perbaikan segera agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






