Reshuffle Kabinet, PAN Pasrah ke Prabowo

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum DPP PAN Saleh Partaonan Daulay. Foto: Ist.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Saleh Partaonan Daulay. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, memberikan tanggapannya terkait isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang belakangan ini mencuat. Ia menegaskan bahwa pergantian kursi menteri merupakan hak prerogatif yang sepenuhnya dimiliki oleh Presiden Prabowo Subianto.

Reshuffle Hak Proregatif Presiden

Menurut Saleh, Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang akan menjadi pembantunya di kabinet. Hal ini sesuai dengan konstitusi dan tidak dapat dibatasi oleh pihak mana pun.

“Reshuffle itu hak proregatif presiden. Beliau yang meminta semua anggota kabinet untuk bergabung sebagai pembantunya di kabinet. Dalam perjalanannya, beliau pula yang melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja semuanya,” ujar Saleh dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Saleh menjelaskan bahwa wajar jika Presiden Prabowo perlu melakukan evaluasi terhadap kinerja para menterinya. Evaluasi ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab presiden untuk memastikan bahwa kabinet bekerja secara efektif dan efisien.

BACA JUGA:  Diplomasi Terbuka, Prabowo Tampung Aspirasi Mantan Menlu

“Siapa pun tidak punya kewenangan untuk membatasi kewenangan presiden ini. Penilaiannya tentu murni dari beliau. Bisa saja berdasarkan evaluasi pribadi atau bisa juga atas masukan orang lain yang dinilainya benar,” kata Saleh.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/tito-apresiasi-tanggul-sedimen-di-tapanuli-tengah/

Saleh juga menyinggung adanya pihak-pihak yang mungkin merasa tidak puas jika Presiden Prabowo melakukan reshuffle. Ia menduga bahwa ada pihak yang berharap Presiden mengganti seseorang yang dianggap tidak mampu.

“Bisa saja orang itu berharap Prabowo mengganti seseorang yang dianggap tidak mampu. Tapi pada kenyataannya ternyata yang diganti adalah orang yang dianggapnya rajin dan berhasil. Tetapi, kalau sudah diputuskan presiden, semua harus mengikuti,” tambah Saleh.

Kendati demikian, Saleh berharap agar figur pejabat yang diganti nantinya dapat memberikan kinerja yang lebih baik. Ia menilai bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh Presiden Prabowo dalam periode pemerintahannya ini.

BACA JUGA:  KPK Tahan Penyuap Bupati Langkat: Minta Fee 10-17 Persen dari Proyek, Gagal Dibawa ke Jakarta karena Tiket Habis

Salah satu pekerjaan rumah yang mendesak adalah melaksanakan dan membumikan Asta Cita Prabowo-Gibran. Selain itu, penanganan pascabencana di Sumatra juga masih memerlukan perhatian yang sangat serius.

Dalam konteks global, Saleh meyakini bahwa Presiden Prabowo ingin agar Indonesia dapat tampil di depan dan memainkan peran yang lebih signifikan. Menurutnya, hal itu perlu diwujudkan agar dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Kita tunggu saja bagaimana keputusannya nanti. Apapun yang diputuskan, semoga dapat membawa kebaikan bagi semua,” tutur Saleh mengakhiri keterangannya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Reshuffle Kabinet, PAN Pasrah ke Prabowo”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB