Informasi diperoleh, jembatan yang selesai direhab beberapa bulan lalu itu merupakan satu dari sembilan jembatan berada di jalur Desa Hajoran-Desa Sampean, arah Barat Daya Langgapayung, ibukota Kecamatan Sungaikanan.
“Jembatan dibuat agar bisa menyeberangi di atas sungai. Tapi ini jembatan dibangun untuk menampung air. Jadi, air di bawah, air juga di lantai jembatan,” ungkap salah seorang pengendara yang melintas.
Pengendara ini juga mengungkapkan, banyak lagi jembatan bernasib sama di jalur ini. “Bila hujan, permukaan jembatan tergenang,” katanya.
Dia mencontohkan jembatan dekat Dusun Sukadame, Dusun Tanggaomas Desa Hutagodang di jalur itu. “Bila hujan tergenang, mungkin karena rancangan jembatannya seperti kuali, tanpa pembuangan air,” ungkap sumber warga Hutagodang itu. D|Lbs-50