Samosir-Mediadelegasi: Drs Martua Sitanggang MM bakal calon (balon) Wakil Bupati Samosir mengadakan acara doa bersama dengan keturunan Situmorang Sipitu Ama di Tugu Situmorang, Urat Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (15/8).
Acara doa bersama tersebut dilakukan untuk memohon restu kepada pihak mertuanya (Situmorang-red), agar cita-citanya menjadi Wakil Bupati Samosir dikabulkan Yang Maha Kuasa pada pemilu Desember mendatang.
Kedatangannya didampingi Pengurus Punguan Raja Sitempang Kabupaten Samosir. Antara lain Ketua Saut Marulak Sitanggang, masing-masing Wakil Ketua Asden Sitanggang, Mangihut Sitanggang, Kariel Sitanggang serta penasihat Hatoguan Sitanggang.
Kemudian Budiman Sitanggang, Edy Manihuruk, Dongan Sidauruk dan Canro Sigalingging serta para rombongan dari keturunan Raja Sitempang Samosir.
Hampir tiga ribuan keturunan Situmorang Sipitu Ama se-Kabupaten Samosir yang hadir mendoakan Martua Sitanggang bersama istrinya Artha Situmorang juga ditemani Balon Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom.
Penyampaian doa dilakukan dengan penyematan ulos Batak dan memberikan ikan Mas kepada Martua Sitanggang bersama istrinya Artha Situmorang. Kemudian dilanjutkan kepada Vandiko Timotius Gultom bersama Martua Sitanggang.
Tak diduga acara tersebut dihadiri sebanyak itu, Martua Sitanggang bersama istrinya Artha Situmorang menyampaikan rasa harunya di hadapan para undangan dengan menggunakan bahasa Batak Toba.
“Hula hulakku, Tulangku, Laeku, Paribanku,Tung massai balga hian situtu rohakku, Hubereng akka namarholong niroha, hamu akka hula hula nami, Tulang nami dohot pariban nami, dohot lae nami, ap udur, ima naeng paborhathon dibagasan tangiang, dihela muna dohot boru muna, ima nalaho adong sakkap ni hami hela dohot borumuna, namandok sakkap ni hela do inna sakkap ni simatua,” ungkap Martua Sitanggang sambil meneteskan air mata.
Tak hanya Martua Sitanggang, istrinya Artha Situmorang juga terharu dan menangis menyampaikan isi hatinya kepada hadirin yang hadir.
“Dioppung, bapaku, diudaku, diitokku diparibanku, sude ma saluhutna hita na hadir ditempat on, pertama saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus yang sangat baik bagi kita semua, karena di siang yang indah ini, Tuhan mempersatukan kita, Tuhan menanamkan kasih kepada kita masing-masing, juga memberikan kasih kepada ito Vandiko bersama bapak Martua Sitanggang,” ujarnya.
Walau sudah banyak yang mengenalnya, dia juga tetap memperkenalkan dirinya. “Sebelumnya saya perkenalkan diri, saya Boru Situmorang, bapak saya kelahiran dari Lontung, lalu mamak yang melahirkan saya adalah boru Gultom dari Sitamiang satu kampung dengan ito Vandiko,” katanya.
Dia menyampaikan, tidak ada yang kebetulan bagi Tuhan. “Kenapa mereka berdua harus dipertemukan, itu rahasia Tuhan yang kita tidak tahu. Tapi saya percaya, ada rencana Tuhan yang terbaik yang akan Tuhan sediakan bagi mereka berdua,” ujarnya.
Dikatakan, sebagai seorang istri hanya dapat mendoakan Martua Sitanggang sebagai suami, untuk memberikan dukungan kepada cita-citanya yang telah kesekian kali mencalonkan diri di Kabupaten Samosir.
Dia percaya, atas acara doa bersama tersebut, Tuhan akan mengabulkan doanya. “Seperti Firman Tuhan yang mengatakan dua tiga orang yang berkumpul untuk berdoa ada Tuhan di sana untuk mendengarkan doa kita, jadi ini bukan dua tiga orang lagi,” ujarnya.
Dia percaya semua yang ada disini lebih dari dua tiga orang lagi saya percaya bahkan mungkin ada lebih dari ribuan orang memberikan doa kepada kami, karena mengasihi kami, kami percaya itu, dan saya percaya.
“Huboto do bapakku, najingjing do inna marboru, itu saya percaya najingjing marboru anggo marga Situmorang, lebih sayang dia marboru daripada sama anaknya dan itu sudah saya rasakan ketika bapak saya masih hidup,” katanya.
Arta Situmorang juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Tumpak, Hotman, Jonson, Parulian Situmorang dan para Situmorang lainya yang turut hadir dalam acara doa bersama tersebut. D|Sam-59






