Halmahera-Mediadelegasi: Sebuah video yang memperlihatkan tiga orang yang diduga bagian dari Suku Togutil sedang mendatangi para pekerja di lokasi tambang, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak tiga orang dari suku Togutil yang terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki itu berjalan mendekati lokasi pertambangan.
Mereka kemudian disambut oleh para penambang dan dibawa ke sebuah tempat. Selain video tersebut terdapat pula foto yang memperlihatkan tiga orang itu hendak makan.
Di depan tiga suku Togutil itu tersaji tiga piring makanan dan sejumlah minuman.
Terkait tujuan Suku Togutil mendekati penambang, dia menduga hal itu disebabkan lantaran mereka lapar. “Saya belum tahu pasti (penyebab Suku Togutil keluar). Ini kami diskusikan dengan teman-teman dari Survival Internasional, gerakan global untuk hak-hak masyarakat adat dan suku-suku di seluruh dunia. Tapi kemungkinan karena lapar,” ungkapnya.
Dosen Program Studi Sejarah Universitas Halmahera Dr. Sirayandris J. Botara MSi Teol mengungkapkan telah mengetahui video yang beredar.
Dia mengungkap, posisi Suku Togutil sudah terdesak. “Menurut saya suku Togutil sudah sangat terdesak. Ini posisinya di titik tengah pulau Halmahera, hutan lebat. Hutan terakhir yang lagi (sedang) ditambang ini,” kata dia. Sebelumnya kemunculan Suku Togutil yang sedang mendekati dan menghalau buldoser juga sempat beredar di akun X pada November 2023 lalu. Suku ini masih dapat dijumpai di Sebagian wilayah Kabupaten Halmahera Timur, seperti Miaf, Maba Tengah, Tanjung Lili, Dorosago, Maba Utara, Waya, dan Wasilei Utara.
Sementara di Kabupaten Halmahera Tengah, seperti di Akejira, Weda Timur, Weda Utara, bisa juga ditemukan di Oba dan Oba Selatan.D|Red






