Sumut dan China Pererat Kerja Sama Berbagai Bidang Strategis

Kamis, 19 Juni 2025 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menyerahkan cenderamata berupa plakat Pemprov Sumut kepada Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong  (kiri), di kantor gubernur Sumut, Medan, Kamis (19/6).  Foto: Pemprov Sumut

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menyerahkan cenderamata berupa plakat Pemprov Sumut kepada Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong (kiri), di kantor gubernur Sumut, Medan, Kamis (19/6). Foto: Pemprov Sumut

 

 

 

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Pemerintah China (Republik Rakyat Tiongkok/RRT) sepakat mempererat kerja sama di berbagai bidang strategis, antara lain pertanian, pendidikan, infrastruktur dan pariwisata.

Kesepakatan kerja sama tersebut menjadi topik bahasan dalam pertemuan antara Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution dengan Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong di kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Kamis (19/6).

 

“Pertanian salah satu sektor besar di Sumut, kami tahu RRT banyak melakukan riset dan perkembangan teknologi pertanian. Kami harap kita bisa memperkuat kerja sama pada bidang tersebut untuk memperkuat produksi pertanian kami,” kata Bobby Nasution didampingi Wakil Gubernur Sumut, Surya.

 

Dikatakan Bobby, kerja sama itu untuk menggenjot perekonomian dan meningkatkan relasi yang selama ini sudah terjalin baik dengan Pemerintah China.

 

Gubernur kepada Dubes China memaparkan, Sumut merupakan provinsi yang memberikan kontribusi besar di sektor pertanian nasional.

Produksi terbesar yaitu padi, luas lahannya pada tahun 2024 menurut BPS sekitar 419,09 ribu Ha dan jagung 213,55 Ha.

BACA JUGA:  19 Polres di Sumut Masuk Ketegori Pelayanan Publik Zona Hijau

Sementara, untuk komoditi sayur dan buah yang terbesar antara lain cabai merah keriting sekitar 16.436 Ha, jamur tiram 16.515 dan jamur merang 10.950 m2.

 

Kendala yang banyak terjadi pada pertanian Sumut saat ini, menurut Bobby, adalah riset bibit, tanah yang produktivitasnya menurun, teknologi pertanian dan infrastruktur.

Terkait permasalahan itu, pihaknya berharap RRT bisa membantu Sumut menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut.

 

“Kami berharap kita bisa bersama-sama mengembangkan pertanian di Sumut, karena kami tahu, riset dan perkembangan teknologi pertanian di RRT perkembangannya sangat pesat,” kata Bobby.

 

Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong mengatakan, ada beberapa kerja sama yang telah terjalin antara Sumut dan RRT di sektor pertanian, antara lain dalam pengembangan benih padi, tanaman herbal dan tanaman sayur-mayur dan buah-buahan.

 

“Saya rasa kerja sama kita terkait pertanian cukup kuat dan akan kita dorong terus agar lebih baik lagi, misalnya kita bersama-sama sedang mengembangkan benih padi yang bisa panen 4 kali dalam setahun,” kata Wang Lutong.

BACA JUGA:  Situasi Kamtibmas Sumut Kondusif, Vaksinasi Penuhi Target

Selain di bidang pertanian, Pemprov Sumut dan China juga banyak bekerja sama di bidang pengembangan tanaman herbal yang dilakukan di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) serta dan pengembangan bibit lainnya. Kita berharap RRT dan Sumut maju bersama di sektor pertanian,” kata Wang Lutong.

 

Terkait pariwisata, Dubes China menambahkan, RRT dan Sumut perlu mendorong kerja sama di bidang infrastruktur. Infrastruktur menurutnya hal yang cukup krusial termasuk dalam mendukung kinerja pembangunan di sektor pariwisata.

 

“Kita perlu membahas infrastruktur lebih dalam lagi agar wisatawan nyaman datang ke objek wisata yang dituju,” ujar Wang Lutong. D|Red

 

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB