Tanam Mangrove di Tureloto Beach

Jumat, 26 Agustus 2022 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) bersinergi menanam pohon bakau (mangrove) di Pantai Tureloto di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Jumat (26/08). Foto: D|Ist

Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) bersinergi menanam pohon bakau (mangrove) di Pantai Tureloto di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Jumat (26/08). Foto: D|Ist

Nias Utara-Mediadelegasi: Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) bersinergi menanam pohon bakau (mangrove) di Pantai Tureloto di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Jumat (26/08).

Program ini maka bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Pesisir Pantai Indonesia (Yakopi) yang merupakan suatu lembaga lingkungan hidup.

Frans Pardede dan Abdi Zebua dari Yakopi menyampaikan, perubahan iklim disebabkan pemanasan global, hujan ekstrem, wabah penyakit, penggunaan kendaraan dan listrik.

“Pohon mangrove ini disebut sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, dengan kata lain tumbuhan mangrove mampu untuk menahan air laut agar tidak mengikis tanah di garis pantai,” ungkap Frans Pardede.

BACA JUGA:  Polres Nias Laksanakan Pengamanan Salat Tarawih di Kota Gunung Sitoli

Dia juga menyebutkan, menanam bakau atau mangrove merupakan salah satu pelestarian lingkungan, pemeliharaan jenis ikan, kepiting dan  udang.

Kap Inf Elifati Zebua dari Kodim 0213/Nias sangat mengapresiasi kerjasama penanaman bibit mangrove demi kepentingan bersama. “Tujuannya menjaga kelestarian pantai, menjaga abrasi, menjaga ekosistem laut,” katanya.

Dia pun mengajak bersama-sama menjaga, memelihara lingkungan, tentu ini akan menjadi kebutuhan anak-anak ke depan.

Senada dengan Camat Deritani Lase SH. Dia juga mengajak bekerjasama dan tanggung jawab bersama, menjaga terumbu karang. “Ini adalah mementum yang sangat baik dan motivasi untuk kita semua,” sambut Deritani Lase.

Ketua kelompok lingkungan hidup/pariwisata Yanuarman Gulo mengatakan, kegiatan peningkatan budidaya dan salah satu penghijauan alam di sepanjang pantai, tahap pertama 25 ribu sudah dilakukan dan sekarang tahap kedua sebanyak 25 ribu, jadi totalnya 50 ribu. D|Nit-120

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Tiba Di Nias, Warga: Selamat Datang Gubernur Indonesia
Gubsu Bobby Nasution Langsung Pantau Progres Pembangunan Jalan Lolowua–Dola Nias
Wapres Gibran dan Gubsu Bobby Kunjungi Nias, Pantau PLTMG dan Dorong Pembangunan  
Tiba di Nias : Wapres Pastikan Masyarakat Bisa Rayakan Natal dengan Aman dan Damai
Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Temu Pisah Kapolres Nias
Gubernur Sumut Berterima Kasih Kemenkes Tingkatan Kualitas RSUD Tafaeri Nias Utara
Bobby: Ada OPD Sumut Utamakan Efisiensi Anggaran Obat Dibandingkan Perjalanan Dinas
Kunker Gubernur Sumut ke Nias, Gedung SMKN 1 Gido Segera Direnovasi Total
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:55 WIB

Bobby Tiba Di Nias, Warga: Selamat Datang Gubernur Indonesia

Senin, 22 Desember 2025 - 11:39 WIB

Gubsu Bobby Nasution Langsung Pantau Progres Pembangunan Jalan Lolowua–Dola Nias

Senin, 22 Desember 2025 - 11:10 WIB

Wapres Gibran dan Gubsu Bobby Kunjungi Nias, Pantau PLTMG dan Dorong Pembangunan  

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:40 WIB

Tiba di Nias : Wapres Pastikan Masyarakat Bisa Rayakan Natal dengan Aman dan Damai

Selasa, 15 Juli 2025 - 13:30 WIB

Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Temu Pisah Kapolres Nias

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB