Medan-Mediadelegasi: Tawuran antarwarga kembali terjadi di sekitar kawasan Lorong Stasiun, Kelurahan Belawan Satu, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (6/5) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi diperoleh Mediadelegasi, peristiwa tawuran yang sempat membuat situasi mencekam tersebut melibatkan puluhan warga yang rata-rata anak muda.
Di lokasi pemukiman padat penduduk itu, mereka saling serang dengan membawa senjata tajam, kayu, batu, kembang api, dan bom molotov.
Aparat kepolisian yang dikerahkan ke lokasi berupaya meredam situasi, namun mereka pun tak luput dari serangan brutal.
Bahkan, Kapolsek Belawan AKP Ponijo saat mencoba melerai dan menenangkan warga yang terlibat tawuran, justru mengalami cedera di bagian wajahnya akibat terkena lemparan batu dari arah kerumunan massa.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tawuran yang mengakibatkan Kapolsek Belawan menjadi korban penyerangan.
“Sudah dibawa ke rumah sakit. Personel masih berada di TKP untuk mengamankan situasi dan membubarkan massa tawuran,” ujarnya.
Dalam aksi tawuran tersebut, petugas kepolisian mengamankan sembilan orang pelaku.
Sebanyak sembilan orang itu, masing-masing berinisial FA (17), Rizky Aditia (25), NS (19), MDP (20), Daniel Anju Hutapea (23), Zulmi Eldin (28), AS (17), MH (21) dan AT (20), seluruhnya warga Kecamatan Medan Belawan.
Para pelaku tawuran bersama barang bukti dan sejumlah senjata tajam langsung dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman mengatakan, sejumlah petugas kepolisian hingga saat ini masih bersiaga di tempat kejadian perkara, guna mengendalikan situasi dan mencegah bentrokan susulan. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












