Kecelakaan Maut di Tol JMKT: Bus Halmahera Terbalik, Empat Nyawa Melayang

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Bus Halmahera yang terbalik dan rusak parah di luar jalur tol KM 63,2 Tol Jasa Marga Kualanamu (JMKT), Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Senin (11/5/2026). Di lokasi terlihat petugas dan warga sedang melakukan evakuasi korban kecelakaan yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Foto: Ist.

Kondisi Bus Halmahera yang terbalik dan rusak parah di luar jalur tol KM 63,2 Tol Jasa Marga Kualanamu (JMKT), Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Senin (11/5/2026). Di lokasi terlihat petugas dan warga sedang melakukan evakuasi korban kecelakaan yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Foto: Ist.

Sergei-Mediadelegasi: Kecelakaan lalu lintas yang memilukan kembali terjadi di ruas Tol Jasa Marga Kualanamu (JMKT), tepatnya di Kilometer (KM) 63,2, Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, pada Senin, 11 Mei 2026. Peristiwa naas ini melibatkan Bus Halmahera bernomor polisi BK 7347 UA yang mengalami benturan keras hingga terbalik, mengakibatkan empat orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, insiden ini bermula dari kecelakaan tunggal yang dialami oleh sebuah mobil pikap. Kendaraan tersebut, yang diketahui berplat nomor BK 8053 EG dan berfungsi sebagai pengangkut ayam, diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan. Akibat benturan tersebut, mobil pikap terbalik dan posisinya melintang tepat di tengah badan jalan tol, menghalangi seluruh arus lalu lintas yang melintas.

Situasi yang mendadak dan berbahaya ini tidak disadari oleh pengemudi Bus Halmahera yang melaju dari arah belakang. Diduga karena faktor jarak yang terlalu dekat atau keterbatasan pandangan, sopir bus tidak sempat melakukan manuver menghindar atau mengerem kendaraan dengan sempurna. Akibatnya, bus tersebut menghantam bagian belakang atau samping mobil pikap yang sudah terlantar di tengah jalan dengan kecepatan yang cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benturan keras yang terjadi menimbulkan dampak yang sangat dahsyat. Gaya hentakan yang besar membuat Bus Halmahera kehilangan keseimbangan dan kendali sepenuhnya. Kendaraan besar itu kemudian menghantam pembatas jalan lagi, lalu terlempar keluar dari jalur utama tol. Setelah berguling beberapa kali, bus akhirnya berhenti dalam posisi terbalik, dengan kondisi badan kendaraan yang hancur lebur dan kaca yang pecah berserakan.

BACA JUGA:  Bulog Sumut Jamin Stok Pangan Aman Jelang Tahun Baru, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Polres Serdang Bedagai, Ipda Nauli Siregar, membenarkan informasi mengenai jumlah korban jiwa dalam peristiwa ini. Menurut konfirmasinya, sedikitnya empat orang penumpang dinyatakan meninggal dunia langsung di lokasi kejadian akibat luka yang sangat parah. “Akibat peristiwa tersebut, empat orang tewas,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Selain korban jiwa, sejumlah penumpang lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan, mulai dari luka ringan hingga cedera serius yang memerlukan penanganan medis segera. Petugas kepolisian dan tim penolong yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban untuk segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan.

Sementara itu, kondisi mobil pikap pengangkut ayam juga mengalami kerusakan yang cukup parah akibat tabrakan beruntun tersebut. Muatan ayam yang dibawa pun berserakan di sekitar lokasi kejadian, menambah kesan kekacauan dan dahsyatnya kecelakaan yang terjadi. Pihak berwenang saat ini masih mendata identitas lengkap dari seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka.

Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan raya, khususnya di jalur tol yang memiliki karakteristik lalu lintas cepat. Faktor keselamatan berkendara seperti menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta kondisi kendaraan yang layak jalan menjadi hal yang sangat krusial untuk diperhatikan demi mencegah terulangnya tragedi serupa.

BACA JUGA:  Safari Ramadan Perkuat Kerukunan Masyarakat Serdangbedagai

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat mengalami gangguan dan kemacetan cukup panjang karena proses evakuasi kendaraan dan penanganan lokasi. Petugas kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas agar kendaraan lain bisa tetap melintas dengan aman sambil menunggu kendaraan yang terlibat kecelakaan ditarik keluar dari jalan tol.

Penyebab pasti dari kecelakaan ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada kelalaian pengemudi mobil pikap yang menyebabkan kendaraannya terbalik, serta faktor keterlambatan reaksi dari pengemudi bus dalam menghadapi situasi darurat yang terjadi secara tiba-tiba di depannya.

Keluarga korban dan masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi selanjutnya dari pihak kepolisian maupun instansi terkait. Proses hukum dan administrasi terkait kecelakaan ini akan berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk mencari kejelasan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Semoga peristiwa menyedihkan ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih waspada dan disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan adalah prioritas utama yang tidak boleh ditawar lagi demi melindungi nyawa diri sendiri maupun orang lain di jalan raya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakajati Sumut Ingatkan Jajaran Jaga Integritas, Pertahankan Kepercayaan Publik
Indonesia Juara Bertahan di Grup A Bersama Vietnam, Myanmar dan Timor Leste
Hadirkan LPS di Medan, Bobby Nasution: Bangun Kepercayaan Masyarakat agar Uang Aman
Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus
Pemprov Sumut Genjot Reformasi Birokrasi, 6 Daerah Ikuti Penguatan SAKIP di Labura
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Wagub Surya Pimpin Upacara di Medan
Danau Toba: Antara Label Geopark dan Realita Kerusakan yang Terabaikan
Terkait Pembatalan PT MIS Pemenang Tender. Ketua CAKEP Sumut Desak APH Periksa Pejabat BBPJN

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36 WIB

Kecelakaan Maut di Tol JMKT: Bus Halmahera Terbalik, Empat Nyawa Melayang

Senin, 11 Mei 2026 - 14:57 WIB

Wakajati Sumut Ingatkan Jajaran Jaga Integritas, Pertahankan Kepercayaan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:55 WIB

Indonesia Juara Bertahan di Grup A Bersama Vietnam, Myanmar dan Timor Leste

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:09 WIB

Hadirkan LPS di Medan, Bobby Nasution: Bangun Kepercayaan Masyarakat agar Uang Aman

Kamis, 30 April 2026 - 15:16 WIB

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Berita Terbaru