Tekan Penyebaran Covid-19, Pemko Medan Gencar Lakukan Testing dan Tracing

Kamis, 26 Agustus 2021 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Pemko Medan terus berupaya menekan penyebaran Covid-19 di Kota Medan, salah satunya dengan gencar melakukan testing dan tracing. Bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif akan ditempatkan di lokasi isolasi terpusat (isoter) yang telah disediakan oleh Pemko Medan.

Hal ini terungkap ketika Wali Kota Medan, Bobby Nasution rapat bersama unsur Forkopimda Kota Medan, di Makodim 0201/BS Medan, Kamis (26/8).

Rapat tersebut diikuti oleh Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Agus Setiandar, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Kapolresta Pelabuhan Belawan, AKBP, R. Dayan, dan Plt Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Mardohar.

Dalam rapat tersebut Bobby Nasution mengatakan saat ini restoran dan pusat perbelanjaan seperti Mall sudah diperbolehkan beroprasi, namun untuk menghindari terjadinya lonjakan penularan perlu dilakukan antisipasi dan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Sampai sekarang penularan masih cukup tinggi, jadi perlu kita antisipasi agar tidak semakin melonjak,” kata Wali Kota Medan.

Selain itu testing dan tracing juga terus ditingkatkan Bobby Nasution khususnya di Kecamatan yang berzona merah. Bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 akan langsung ditempatkan di lokasi isoter yang telah disediakan guna menghindari penyebaran Covid-19 yang semakin meluas. Bobby Nasution nantinya juga akan memerintahkan jajaran Camat untuk mendata warganya yamg terkonfirmasi agar langsung ditempatkan di lokasi isoter.

BACA JUGA:  Pemko Medan Dukung Sosialisasi PHBS di Sekolah Rakyat Sentra Bahagia

“Testing dan tracing ini akan terus kita tingkatkan dan optimalkan kita juga bekerjasama dengan Kodim dan Polres untuk melakukan testing dan tracing ini agar berjalan dengan optimal, bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 maka akan kita tempatkan di lokasi isoter supaya menghindari penyebaran virus dan petugas dapat dengan mudah memantau kesehatan pasien,” jelas Bobby Nasution.

Untuk mendukung dilakukanya testing dan tracing tersebut, Bobby Nasution mengatakan akan menambah jumlah petugas dan menjalin kerjasama dengan berbagai Lab Rumah Sakit yang ada di Kota Medan untuk mempercepat hasil tes PCR keluar.

“Kita akan menambah jumlah petugasnya, termasuk juga bekerjasama dengan Lab Rumah Sakit yang ada di Kota Medan, agar hasil tes PCR masyarakat dapat dengan cepat diketahui hasilnya,” tambah Bobby Nasution lagi.

Sedangkan terkait vaksinasi covid-19 yang telah dilakukan Pemko Medan sampai dengan hari ini, Bobby Nasution menyebutkan jumlahnya sudah mencapaikan 17,73%. Jumlah tersebut diluar dari jumlah vaksinasi yang dilakukan oleh TNI dan Polri.

“Sampai dengan dosis kedua jumlah vaksinasi yang kami lakukan sudah mencapai 17.73%, itu belum ditambah jumlah vaksinasi yang dilakukan TNI dan Polri, jadi nanti akan kami gabungkan seluruh datanya agar diketahui berapa capaian vaksinasi untuk kota Medan,” sebut Bobby Nasution.

BACA JUGA:  Pemko Medan Dukung Penuh Aktualisasi Nilai Pancasila di Medan

Sementara itu Dandim 0201/BS, kolonel Inf Agus Setiandar mengatakan siap mendukung testing dan tracing yang dilakukan oleh Pemko Medan. Dirinya juga akan melaporkan ke Pangdam I/BB untuk meminta tambahan personil dari RS. Putri Hijau dan menggunakan lab RS. Putri Hijau sebagai tempat pemeriksaan tes PCR.

“Kami siap membantu Pemko Medan dan ini akan kita laporkan ke Panglima,” kata Agus Setiandar sembari mengatakan kedepan akan ada pembagian masker dari Pangdam I/BB untuk masyarakat Kota Medan.

Sementara itu Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan pihak terus melakukan pindakan terhadap pelanggar PPKM di Kota Medan. Bahkan dirinya mengklaim penindakan yang dilakukan Polrestabes Medan merupakan yang tertinggi di Indonesia.

“Dalam satu bulan kita bisa melakukan tindakan sampai lima ribu orang dan itu merupakan yang tertinggi di Indonesia, artinya bukan berarti tingkat kesadaran masyarakatnya rendah tetapi karena keaktifan anggota di lapangan sangat tinggi,” paparnya.D|Med-82.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru