Tiga Minggu Berlalu, Pelaku Pembunuhan Ibu Kos di Medan Masih Buron

Selasa, 12 November 2024 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Media Delegasi – Sudah tiga minggu berlalu, pelaku pembunuhan terhadap pemilik kos bernama Netty (60) di Jalan Badak, Kecamatan Medan Area, masih belum tertangkap dan bebas berkeliaran.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arief Setyawan, mengungkapkan bahwa kasus tersebut sebenarnya sudah terpecahkan, di mana diketahui korban tewas akibat dibunuh oleh penghuni kosnya sendiri. “Kasusnya sebenarnya sudah terungkap, hanya saja pelaku belum berhasil ditangkap,” ujar Gidion pada Selasa (12/11/2024).

Gidion menambahkan bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi pelaku, namun hingga saat ini pelaku masih sulit dilacak. Ketika ditanya mengenai kemungkinan pelaku melarikan diri ke luar kota atau luar negeri, Gidion menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut. Dengan bercanda, ia mengatakan, “Nanti kita tanya, kemana dia (pelaku).”

BACA JUGA:  Dr. Sutarto: Terima Kasih Kepada Konstituen Akar Rumput

Sebelumnya, Netty, seorang pemilik warung sembako sekaligus kos-kosan, ditemukan meninggal di tempat usahanya di Jalan Badak, Kecamatan Medan Area. Menurut saksi mata, Hartika Sari, korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Rabu (23/10/2024) sekitar pukul 07.30 WIB.

“Saya dengar suara orang bertengkar saat hendak mengantarkan nasi, lalu terdengar suara seperti mendengkur,” ungkap Hartika pada Rabu (23/10/2024). Hartika juga melihat seorang pria yang merupakan penghuni kos korban keluar dari tempat tersebut. Ketika ditanya, pria itu langsung kabur sambil membawa tas, dan sempat mengelak dengan mengatakan bahwa korban gila.

Hartika yang penasaran kemudian masuk ke tempat usaha korban dan menemukan Netty tergeletak bersimbah darah. “Saya lihat ada darah di kepalanya, sepertinya dia terjatuh. Ada luka-luka di tubuhnya,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kapolsek Percut Sei Tuan Kunker dan Apel Gabungan

Kepala Lingkungan 4, Kelurahan Pandau Hulu, Wiwid Syafitri, mengatakan bahwa Netty adalah warga yang baik dan memiliki usaha kedai dan kos-kosan di wilayah tersebut. Ia pertama kali melihat korban sekitar pukul 07.26 WIB dengan kondisi terluka pada beberapa bagian tubuhnya.

“Saya tidak tahu pasti jam kejadiannya, tapi saya sampai di sini sekitar pukul 07.26. Ketika saya lihat, korban sudah tergeletak. Tampak ada luka sayatan di pipi, bahu, dan jari. Kemungkinan besar ini pembunuhan,” kata Wiwid.

Wiwid menyatakan bahwa keseharian korban sangat baik dan ramah kepada tetangga. Setelah kejadian, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru