Tumpukan Material Drainase di Jalinsum Doloksanggul-Sidikalang

- Penulis

Kamis, 18 Agustus 2022 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan material drainase di Jalinsum Doloksanggul-Sidikalang. Mini bus nyaris kecelakaan setelah menabrak tumpukan batu di badan jalan (foto kanan). Foto: D|Ist

Tumpukan material drainase di Jalinsum Doloksanggul-Sidikalang. Mini bus nyaris kecelakaan setelah menabrak tumpukan batu di badan jalan (foto kanan). Foto: D|Ist

Humbahas-Mediadelegasi: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Humbang Hasundutan (Humbahas) Eben V Simanungkalit berjanji menindaklanjuti keluhan pengendara atas tumpukan material drainase di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Doloksanggul-Sidikalang.

“Terima kasih buat infonya, kami segera mengecek lapangan dan mencari tau pihak yang terkait dengan itu,” kata Eben V Simanjuntak dalam seutas pesan WhatsAppnya menjawab konfirmasi wartawan.

Tumpukan material drainase untuk keperluan parit di Jalinsum Doloksanggul-Sidikalang ini nyaris menelan korban.

Tepatnya di Jalan Simangaronsang, Kecamatan Doloksanggul. Tumpukan material pembangunan parit memenuhi setengah badan jalan.

Sebagaimana terjadi, Senin 15 Agustus lalu. Sebuah minibus bernopol BK 1995 DU, warna putih, milik JS nyaris mengalami kecelakaan jalanan akibat tumpukan batu di badan jalan.

BACA JUGA:  Memperingati Harlah Pancasila dengan Pakaian Adat

Kepada wartawan JS menjelaskan, bahwa dia juga sudah mempertanyakan dan meminta pertanggungjawaban perusahaan PTS atas kerusakan kendaraan akibat tumpukan material diduga milik PTS.

Akan tetapi, kata JS, perusahaan tersebut hanya menghargai seadanya. “Tidak memperhatikan besar kerugian yang saya alami,” kata JS.

Ditambahkan JS, material yang berserakan bukan hanya kali ini saja, namun sering terjadi. “Tiap kali ada pembangunan drainase , diantaranya penggalian pipa, perbaikan jalan, drainase, penempatan material tidak beraturan,” katanya.

Dia meminta kepada pihak aparat untuk segera menindak tegas hal tersebut , untuk menghidari hal hal yang tidak kita inginkan lebih parah lagi terjadi. 

“Ini sangat dikhawatir-kan akan menimbulkan kecelakaan, terutama keadaan jalan yang sempit akibat tumpukan material. Padahal, jalan tersebut terdiri dari dua lajur,” katanya. 

BACA JUGA:  Polres Humbahas Patroli Amankan Lokasi Wisata

Menurutnya, material yang berada di badan jalan sangat berbahaya ketika malam hari, karena penerangan lampu jalanpun sama sekali  tidak ada, ditambah rambu yang dipasang pun tidak terlihat jelas. D|Has-100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Menko Dorong TSTH2 di Humbahas jadi Pusat Inovasi Pangan
Wabup Humbahas Rapat Kerja Bersama Menteri PKP Bahas Program 3 Juta Rumah
Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Humbahas
Pemkab Humbahas Sampaikan Proposal Bantuan Hibah
Bupati Humbahas Sambut Tim Asesor Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark
Advokasi Percepatan Perbaikan dan Pelengkapan Prasarana dan Sarana pada 16 Geosite Toba Caldera UNESCO Global Geopark Menjelang Revalidasi 2025
Gibran di Humbang Hasundutan: Cek Kesehatan Gratis dan Harga di Pasar Tradisional
KMDT Gandeng Polres Humbahas Sosialisasikan Geopark Kaldera Toba

Berita Terkait

Jumat, 19 September 2025 - 21:20 WIB

Dua Menko Dorong TSTH2 di Humbahas jadi Pusat Inovasi Pangan

Minggu, 3 Agustus 2025 - 09:44 WIB

Wabup Humbahas Rapat Kerja Bersama Menteri PKP Bahas Program 3 Juta Rumah

Minggu, 3 Agustus 2025 - 09:39 WIB

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Humbahas

Minggu, 3 Agustus 2025 - 09:35 WIB

Pemkab Humbahas Sampaikan Proposal Bantuan Hibah

Selasa, 22 Juli 2025 - 13:20 WIB

Bupati Humbahas Sambut Tim Asesor Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark

Berita Terbaru