Ups…! Proyek Boring Desa Nibung Hangus Menguap Indikasi Korup

- Penulis

Sabtu, 6 Februari 2021 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara-Mediadelegasi: Pekerjaan proyek boring atau penyediaan sumur bor, yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara, menguap bau tak sedap, yang muaranya kental dengan dugaan korupsi.

Pasalnya, pekerjaan proyek untuk kebutuhan air bagi warga desa tersebut terbilang asal jadi, dan diduga tak sesuai sepesifikasi teknis, serta anggaran pekerjaan proyek itu diduga kuat beraroma pembengkakan atau markup.  

Setidaknya hal di atas yang mencuat aroma indikasi korupsi terhadap anggaran pemerintah paling ujung tombak alias Pemerintah Desa itu, dihimpun dari investigasi, kru Mediadelegasi, beberapa waktu lalu.   

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pantauan kru media, Proyek Boring Desa Ujung yang anggarannya pertitik dipatok senilai Rp21 juta itu dilaksanakan pihak ketiga. Kemudian, pelaksanaan pekerjaannya tidak menyertakan plang proyek, sebagaimana amanah regulasi.

Hasil dari amatan di lapangan terhadap pekerjaan Boring  yang diselesaikan pihak ketiga itu, adalah berupa pembuatan bak penampung air yang lebarnya sekira 1,8 cm, panjang 2 m dan ketinggian sekira 1,5 meter yang dipasang di satu sisinya 2 titik kran air.

Kemudian di atas bak penampung air diletakkan Tong HDPE berwarna orange untuk menampung air dari sumur bor, yang kapasitasnya sekira lebih kurang 1000 liter. Selanjutnya pelaksanaan pembuatan sumur bor yang dilengkapi dengan pompa air.  

BACA JUGA:  KSJ Bantu Nek Maimunah Berobat ke RSUD Batubara

Sementara, menurut informasi dari warga yang namanya tak mau dituliskan di media ini mengatakan, untuk pembuatan bak penampung itu dianggarkan Rp10,1 juta.

“Kalau penkerjaan fisik bak penampung air dilaksanakan secara swakelola, maka berdasarkan pengalaman yang kami kerjakan, ditaksir hanya menghabiskan dana Rp3,5 juta,” ucap warga itu, kepada kru media.

Warga yang menjadi sumber kru Mediadelegasi itu juga menjelaskan, jika pekerjaan Boring yang merupakan proyek dari ADD 2020 itu dipatok Rp 21 juta, maka ada indikasi korupsi.

“Jika ditotalkan penyediaan mesin pompa dan pemasangannya, penyediaan tong HDPE, pembuatan bak penampung air, serta pengeboran air dan penyediaan pipanya. Ditaksir hanya menghabiskan dana Rp13 juta,” sebut warga itu.

Apalagi sambung warga itu, pembuatan Boring atau sumur bor bukan persoalan yang asing bagi masyarakat. Dibeberapa rumah warga, sumur bor seperti itu sudah dibikin.

“Berdasarkan pengalaman, untuk pembuatan sumur bor itu. Warga cukup menyediakan dana sekira Rp13 juta. Dan itu bisa anda survei ke beberapa rumah. Silahkan…!,” tegas warga itu bernada menantang untuk perbandingan harga pembuatan sumur bor, kepada kru.  

Dan anehnya lagi, sambung warga itu, pekerjaan tersebut syogianya dilakukan secara swakelola, sebagaimana UU tentang Desa No 14 Tahun 2017. “Yang disisi lainnya akan menyerap tenaga warga desa dan otomatis dapat meingkatkan perekonomian desa,” tandasnya.

BACA JUGA:  Kapolres Batubara Bantu Janda

Artinya, pekerjaan Boring yang dilaksanakan tidak swakelola dengan melibatkan warga, namun dilakukan pihak ketiga. “Maka indikasi tidak transparan dan bermuara dugaan korupsi atau markup atau penggelembungan diduga kuat mewarnai proyek itu,” ulasnya.   

Warga itu juga menerangkan, kalau pekerjaan boring itu ada sekira 2 titik yang sudah diselesaikan, adalah Dusun IV dan Dusun VI Desa Desa Ujung Kubu Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara.

Selain itu, dia juga menambahkan, ada beberapa pekerjaan yang dananya bersumber dari Pemerintah Desa yang tidak terselesaikan dan diduga fiktif. “Seperti pemasangan CCTV, penyerapan anggaran dana pemeliaran narkoba juga dana pembinaan olaraga dan banyak lagi yang lainnya,” ulasnya.

Terkait hal itu, ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Ujung Kubu Nurdin, berkilah. “Itukan sudah dianggarkan lewat rapat desa,” ucapnya berikelit, ketika disinggung dugaan markup pengerjaan Boring.

Begitu juga ketika disinggung pekerjaan dilaksanakan oleh pihak ketiga, dia juga berkilah. “Supaya pekerjaannya segera diselesaikan. Dan anehnya juga, orang nomor wahid itu malah berupaya memberikan ‘sesuatu’ kepada kru mediadelegasi. D|Bat-Az.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesta Tapai 2026 Lestarikan Budaya Batu Bara
Bupati Batubara Hadiri Natal Bersama.
Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium, Kejati Sumut Geledah Kantor PT Inalum di Kuala Tanjung
Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat
Kecelakaan Maut di Batubara, 2 Mahasiswa UMN Al Wasliyah Meninggal Dunia
Gubernur Sumut Tinjau Tanggul Jebol di Kabupaten Batubara
Wagub Sumut Surya Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa Indrapura
Mantan Kadis Pendidikan Batu Bara jadi Tersangka Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:41 WIB

Pesta Tapai 2026 Lestarikan Budaya Batu Bara

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:27 WIB

Bupati Batubara Hadiri Natal Bersama.

Sabtu, 15 November 2025 - 15:06 WIB

Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium, Kejati Sumut Geledah Kantor PT Inalum di Kuala Tanjung

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:30 WIB

Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat

Selasa, 29 Juli 2025 - 14:35 WIB

Kecelakaan Maut di Batubara, 2 Mahasiswa UMN Al Wasliyah Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB