Sumatera Utara Ditunjuk Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026: Peluang Emas Dorong Ekonomi dan Daya Saing Regional

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut, Ahmad Yamin (tengah berbicara), memberikan keterangan pers terkait kesiapan Pemprov Sumut menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri IMT-GT ke-32 tahun 2026, di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (17/6/2026). Foto: Ist.

Kepala Bagian Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut, Ahmad Yamin (tengah berbicara), memberikan keterangan pers terkait kesiapan Pemprov Sumut menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri IMT-GT ke-32 tahun 2026, di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (17/6/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan besar kerja sama ekonomi subregional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) pada tahun 2026. Forum strategis yang melibatkan tiga negara anggota ASEAN ini menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan dagang, investasi, dan pembangunan kawasan yang saling terhubung.

Kepala Bagian Kerja Sama pada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sumut, Ahmad Yamin, menjelaskan bahwa penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT tahun ini telah diputuskan dalam pertemuan tingkat menteri yang ke-31. Pertemuan tersebut digelar di Trang, Thailand, pada tanggal 4 September 2025 lalu.

Dari penetapan tingkat nasional tersebut, pemerintah pusat kemudian menunjuk Provinsi Sumatera Utara sebagai lokasi utama penyelenggaraan pertemuan tingkat menteri IMT-GT yang ke-32. Hal ini menjadikan Sumut sebagai pusat perhatian kawasan Asia Tenggara dalam merumuskan kebijakan ekonomi lintas batas yang akan berlaku untuk lima tahun ke depan.

Penjelasan ini disampaikan Ahmad Yamin secara langsung dalam temu pers yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Lobby Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut, kompleks Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, pada Rabu (17/6/2026), dihadiri sejumlah pejabat terkait dan awak media.

Menurut pemaparan Yamin, kerja sama dalam wadah IMT-GT selama ini telah memberikan dampak nyata dan manfaat yang besar bagi pengembangan ekonomi wilayah di Sumatera Utara. Ia mencontohkan dua proyek besar yang lahir dan berkembang pesat berkat dukungan skema kerja sama ini, yaitu Kawasan Industri Sei Mangkei dan kawasan strategis pariwisata Kaldera Toba.

BACA JUGA:  Strategi Pemprov Sumut Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

“Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah merupakan kesempatan besar untuk menghadirkan berbagai gagasan dan proyek strategis yang dapat masuk dalam cetak biru atau blueprint IMT-GT lima tahun ke depan. Momentum ini tidak boleh terlewat karena menjadi peluang emas untuk memperkuat daya saing Sumut di tingkat internasional,” tegas Yamin.

Ia menambahkan, menjadi tuan rumah bukan sekadar soal penyelenggaraan acara, melainkan peluang politik dan ekonomi yang sangat berharga. Di momen ini, Sumatera Utara memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan potensi unggulannya, sekaligus ikut menentukan arah kebijakan pembangunan yang akan dijalankan bersama ketiga negara hingga tahun 2031 mendatang.

Dalam mekanisme kerja forum IMT-GT, berbagai program prioritas akan dibahas secara mendalam melalui delapan kelompok kerja atau working group. Hasil pembahasan dan kesepakatan dari kelompok-kelompok inilah yang nantinya akan dirumuskan menjadi dokumen cetak biru pembangunan ekonomi kawasan yang menjadi panduan bersama.

Beberapa sektor utama yang menjadi fokus utama pembahasan dan pengembangan meliputi sektor pertanian dan agribisnis, pariwisata berkelanjutan, pengembangan produk dan layanan halal, serta penguatan sektor infrastruktur dan transportasi yang menghubungkan wilayah antarnegara.

BACA JUGA:  Gubernur Bobby Nasution Minta Pemerintah Pusat Beri Perhatian Khusus TKD untuk Wilayah 3T di Sumut, Khususnya Kepulauan Nias

Yamin menegaskan bahwa setiap usulan atau ide proyek yang diajukan oleh Sumatera Utara maupun negara lain harus memenuhi satu syarat utama, yaitu memiliki keterkaitan kepentingan bersama. Artinya, proyek tersebut tidak hanya menguntungkan satu daerah atau satu negara saja, melainkan memberikan manfaat timbal balik bagi Indonesia, Malaysia, maupun Thailand.

“Ide proyek yang diajukan harus memiliki nilai manfaat bersama. Bukan hanya baik untuk Sumatera Utara atau Indonesia, tetapi juga memberikan keuntungan bagi Malaysia dan Thailand sehingga tercipta kerja sama yang saling menguatkan dan menguntungkan semua pihak,” ujarnya menjelaskan prinsip dasar kerja sama ini.

Pemerintah Provinsi Sumut berharap, peran sebagai tuan rumah IMT-GT 2026 dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperluas jangkauan investasi asing, memperkuat sektor-sektor unggulan daerah, serta mendorong lahirnya berbagai proyek strategis baru. Puncak serangkaian kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung pada bulan September 2026 di Medan, dan dipersiapkan sebaik mungkin agar menghasilkan kesepakatan yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat kawasan segitiga pertumbuhan ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik
Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat
Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan
Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan
Realisasi PAD Sumut Tembus 50 Persen Lebih Awal, Capai Rp3,5 Triliun Hingga Akhir Juli 2026
Bobby Turun Langsung, Chandra Dalimunthe Siapkan Perbaikan Permanen Jalan Helvetia Pasar 7 Mulai Agustus
Bobby Nasution & DPRD Sumut Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Langkah Maju Anggaran Berikutnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:15 WIB

Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:32 WIB

Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan

Berita Terbaru