Menurutnya, umat Katolik banyak memiliki potensi dan kami juga memohon kepada Bapak Uskup untuk diberikan kesempatan dari berbagai aspek untuk menggali potensi tersebut.
Berbagai kata sambutan dan kegiatan tari tarian dari Serikat Anak-anak Misioner, Orang Muda Katolik dan vocal grup dari peserta penerima Krisma.
Sementara Uskup MGR Fransiskus TS Sinaga Pr dalam sambutannya menajak menjadi umat Katolik yang tidak mencari masalah tetapi menjadi pendamai dan penyejuk di tengah masyarakat. “Setiap anggota keluarga menjadi guru pemaaf, guru cinta kasih,” katanya.
Uskup MGR Fransiskus Sinaga juga mengimbau orangtua Katolik tidak boleh mabuk. Supaya keluarga kita, rumah kita menjadi rumah cinta kasih.
Pada pesta HUT ke-39 ini, Para Lektor sebagai pimpinan Stasi stasi merupakan tombak ujung Paroki ini. “Saya sangat apresiasi para Lektor yang telah banyak bekerja keras untuk menggembalakan umat di seluruh wilayahnya.Gembalakanlah umatmu dengan rendah hati jangan berbicara kasar terhadap umatmu.Karena engkau dipilih oleh umatmu,” tegas Uskup.
Seusai kata arahan dan bimbingan dari Uskup, merequest lagu yang berjudul “Yesus Kekasih Jiwaku” yang diikuti oleh semua para Pastor, Suster dan tokoh. Akhir perayaan HUT dengan mengikuti tarian“Maena” dari Pulau Nias hingga selesai. D|Nsn-111