Menurutnya, Iklab Raya sebagai organisasi tempat berhimpunnya para tokoh, politisi, praktisi, serta akademisi dari Labuhanbatu Raya yang berada di perantauan, serta merupakan penggagas dan yang memperjuangkan pemekaran Labuhanbatu Raya siap untuk memberikan masukan-masukan kepada pemerintah daerah.
“Kami merasa perlu menggali dan memaksimalkan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu Raya, sesuai dengan cita-cita awal pemekaran,” jelasnya.
Dia juga mengatakan, Iklab Raya siap membuka diri untuk bekerjasama dengan Pemkab Labura dalam membangun team work yang solid guna mendukung proses percepatan pembangunan sesuai dengan cita-cita pemekaran.
“Labuhanbatu Raya cukup dikenal dengan potensi perkebunannya, khususnya sawit dan karet, sehingga mendapat julukan petro dollarnya Sumatera Utara,” katanya.
Masih menurut Benny Iskandar Hasibuan, potensi ini harus mampu dimanfaatkan demi memberikan kesejahteraan secara merata bagi seluruh masyarakat serta memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Karena itu, Benny berharap, potensi sumber daya alam yang sangat menggiurkan ini, terus digali dengan inovasi-inovasi baru, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Iklab dengan segala potensinya, siap membantu dan mengawal proses percepatan pembangunan di tiga daerah kabupaten di Labuhanbatu Raya,” tandasnya. D|Rel