Proyek Pengaspalan Gunakan Batang Kelapa di Atas Box Culvert

Selasa, 5 Oktober 2021 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengaspalan jalan penghubung Aekkotabatu- Hatapang di Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dilakukan dengan menimbun batang pohon kelapa untuk pondasi jalan di atas box culvert. Foto: D|Ist

Pengaspalan jalan penghubung Aekkotabatu- Hatapang di Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dilakukan dengan menimbun batang pohon kelapa untuk pondasi jalan di atas box culvert. Foto: D|Ist

Aekkanopan-Mediadelegasi: Ada yang agak aneh dalam proyek pengaspalan jalan penghubung Aekkotabatu-Hatapang di Kecamatan Na IX- X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Pasalnya, batang pohon kelapa disusun untuk pondasi pengaspalan jalan di atas box culvert.

“Baru kali ini ada pekerjaan pengaspalan memakai batang pohon kelapa di atas box culvert itu. Proyek pengaspalan jalan itu dikerjakan kontraktor rekanan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Labura,” kata sejumlah warga, Senin kemarin.

Menurut warga, sebelum pekerjaan  seharusnya diadakan annualizing peninjauan lapangan apakah sesuai dengan bestek (Rencana Awal Pekerjaan).

Dari sini bisa diketahui bahwa dalam perencanaan kondisi box culvert itu sudah seperti itu. Jika sudah seperti itu maka dalam perencanaan kerja itu tidak boleh, kalau box culvertnya belum diperbaiki.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Diminta Tegur Oknum Kasat di Polres Labuhanbatu

“Maka dari itu, PPK dan rekanan harus membuat keputusan teknis dalam pengerjaan dilapangan yang dituangkan dalam annualizing atau belum, baru kemudian diaspal,” kata salah seorang warga yang mengaku sedikit paham tentang pengerjaan pengaspalan.

Ia mengaku  baru kali ini  melihat pengaspalan menggunakan pohon kelapa di atas box culvert. Tapi, apapun alasannya tetap saja hasil kerja proyek itu bakal mengecewakan masyarakat.

Dijelaskan, melihat pekerjaan pengaspalan yang baru dihamparkan itu,  di atas box culvert terlihat aspal retak- retak. Akibat, kesalahan perencanaan yang kurang matang. Kalau begini kualitasnya pengaspalannya, pasti tidak bertahan lama, dan keretakan aspal itu dikhawatirkan semakin melebar dan jalan itu lebih cepat rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditemukan Jasad Luka Tebasan di Sawit Labura, Dua Tetangga Ditangkap, Satu Masih Di Bawah Umur
Warga Keluhkan Limbah SPPG Tanjung Leidong, Bau Menyengat Hingga Nyamuk
Marak Gangguan Kesehatan Siswa, KNPI Labura Imbau SPPG Perketat Higienitas dan Perhatikan Riwayat Sakit Penerima Manfaat
Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura
Ulat dalam Ompreng MBG Labura, BGN Didesak Tak Berhenti pada Permintaan Maaf
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pengedar Sabu
Kasus Lijan Sinaga, KNPI Labura : Hak Anak Harus dilindungi, Asas Praduga tak bersalah harus dikedepankan.
Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Ditemukan Jasad Luka Tebasan di Sawit Labura, Dua Tetangga Ditangkap, Satu Masih Di Bawah Umur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Warga Keluhkan Limbah SPPG Tanjung Leidong, Bau Menyengat Hingga Nyamuk

Jumat, 18 September 2026 - 11:04 WIB

Marak Gangguan Kesehatan Siswa, KNPI Labura Imbau SPPG Perketat Higienitas dan Perhatikan Riwayat Sakit Penerima Manfaat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Ulat dalam Ompreng MBG Labura, BGN Didesak Tak Berhenti pada Permintaan Maaf

Berita Terbaru