10 Titik Rumah Penduduk Jadi Lokasi Ujian Kenaikan Kelas di Sumbul

Kamis, 4 Juni 2020 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu lokasi pelaksanaan UKK SMP-SMA Bukit Cahaya Sumbul diawasi Dinas Pendidikan Dairi. Foto: D|rudolf turnip

Sumbul-Mediadelegasi: Keterbatasan prangkat jaringan dan ponsel anak didik, tidak membuat penyelenggara SMP-SMA Bukit Cahaya Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara kehabisan akal.

Proses belajar mengajar sistim daring (online) yang digagas pemerintah tidak menjadi solusi bagi sekolah yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Bukit Cahaya Huta Manik Sumbul.

Bukan hanya dalam pelaksanaan Ujian Kenaikan Kelas (UKK), belajar dari rumah pun pihak sekolah ini menempuh cara mengunjungi rumah anak didik, bahkan dengan membagikan sembako menggunakan dana patungan para guru.

Baca Juga: Guru SMP-SMA Bukit Cahaya Kunjungi Anak Didik dan Beri Bantuan

BACA JUGA:  Hasil Uji Swab, Putra Anggota DPRDSU Negatif Covid-19

Kepala SMP-SMA Bukit Cahaya, Bintara Turnip SH SPd kepada Mediadelegasi, Kamis (4/6), di Sumbul mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya terpaksa melaksanakan UKK di rumah anak didik.

“Anak didik pengguna ponsel cerdas sekitar 10 persen, belum lagi problem jaringan maya yang alakadar, sehingga UKK harus kami kemas dengan cara lain,” jelas Bintara Turnip.

Menurutnya, sebelum pelaksanaan UKK, pihaknya telah membagi zona lokasi ujian, dengan mempertimbangkan kedekatan jarak rumah anak didik dengan salah satu rumah peserta didik yang dijadikan lokasi ujian. “Kami tetapkan lokasi ujian berdasarkan zona, di 10 titik. Pelaksanaan UKK berjalan lancar,” katanya seraya mengatakan pelaksanaan UKK dipantau Pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Dra Mettarida Sianturi.

BACA JUGA:  Distribusi Bansos Kemensos Segera di Samosir

Diungkapkan, soal ujian diantar langsung para guru ke rumah anak didik dan membagikan masker. “Para orangtua siswa sangat merespon dan menyambut baik dengan senang hati para guru,” ungkap Turnip. Dikatakan, jarak antara sekolah dengan rumah anak terjauh 10 kilometer, dengan kondisi jalan rusak, namun para guru tetap semangat untuk menempuh sampai ke rumah anak didiknya. D|Dai-63

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAN 1 Medan Lepas Peserta Pendidikan Lanjutan SISPALA di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser
Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara Minta Bagian Umum Setda Dairi Buka Laporan Kegiatan dan Keuangan, Soroti Dugaan Pemborosan Anggaran
Pastikan Pelayanan Optimal, Pemkab Dairi Tunjuk 3 Pelaksana Tugas Kepala Sekolah
​Gerak Cepat, Camat Sumbul Pimpin Gotong Royong Perbaiki Infrastruktur Desa Pegagan Julu V
​Menteri Wihaji Perkuat Sinergi Penurunan Stunting Bersama 800 Kader di Dairi
​Akses Jalan Desa Alur Subur Kembali Normal Berkat Respons Cepat BPBD Dairi
Pelantikan dan Pengukuhan DPC Tiara Kusuma Kabupaten Dairi Periode 2026-2030
Jatagena Pegagan Hilir Bergerak, Warga Simanduma Gotong Royong Perbaiki Jalan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:01 WIB

MAN 1 Medan Lepas Peserta Pendidikan Lanjutan SISPALA di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WIB

Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara Minta Bagian Umum Setda Dairi Buka Laporan Kegiatan dan Keuangan, Soroti Dugaan Pemborosan Anggaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:10 WIB

Pastikan Pelayanan Optimal, Pemkab Dairi Tunjuk 3 Pelaksana Tugas Kepala Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:46 WIB

​Gerak Cepat, Camat Sumbul Pimpin Gotong Royong Perbaiki Infrastruktur Desa Pegagan Julu V

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:39 WIB

​Menteri Wihaji Perkuat Sinergi Penurunan Stunting Bersama 800 Kader di Dairi

Berita Terbaru