4 Ranperda Gagal Paripurna, Komunikasi Pimpinan DPRD Sumut Dicap Lelet

Rabu, 29 Juli 2020 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan–Mediadelegasi: Kegagalan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara  (DRPD Sumut) dikarenakan tidak kuorom atau kehadiran wakil rakyat tidak memenuhi jumlah minimum. Belakangan dievaluasi elemen masyarakat, bahkan akademisi menilai kegagalan itu sebagai wujud nyata kelemahan alias lelet komunikasi Pimpinan Dewan dan anggotanya.  

“Rapat Paripurna itu sangat penting sebagai proses legislasi, tentunya berbagai persiapan sudah dilakukan sedemikian rupa sehingga bisa terjadwal. Maka ketika sidang penting itu gagal terlaksana. Berarti menunjukan komunikasi pimpinan DPRD dengan anggota DPRD lemah alias lelet,” kata Akademisi Darma Wangsa Mayasarah SH MH memberikan penilian atau lebel alias cap, Rabu (29/7).

Apalagi jelasnya kegagalan itu datang dari DPRD Sumut sebagai institusi wakil rakyat yang perannya adalah kontroling, budjeting dan legislasi. “Bagaimanalah mereka mau mengkontrol eksekutif atau Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di internal mereka saja para pimpinannya tak sanggup mengontrol,” celutuknya.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Perketat PPKM Mikro

Kalau hal tersebut terjadi, maka ini sangat memalukan dan mencoreng institusi wakil rakyat itu sendiri. “Karenanya, peristiwa sidang paling istimewa yang gagal itu, harus menjadi pelajaran yang sangat berharga. Jangan bikin malu rakyat yang telah mewakilkan kalian untuk berkantor di Jalan Diponegoro itu,” cuitnya.

Apalagi lanjutnya, Rapat Paripurna tersebut bertujuan untuk mendengar penyampaian dari Gubernur Sumatera Utara terkait Rancangan Perubahan Peraturan Daerah (Ranperda). “Yang mau digodok itu adalah regulasi paling tinggi di Sumatera Utara, yang nantinya menjadi acuan dan dasar untuk Pemrovsu menjalankan roda pemerintahan. Artinya berpotensi besar ada sisi roda pemerintahan yang macat. Inikan merugikan bagi kita semua,” ulasnya.       

Oleh karena itu, sambung Mayasarah, ke depan peristiwa serupa tidak lagi terulang di DPRD Sumut, jangan institusi itu harusnya meluruskan dan mempercepat pembangunan malah sebaliknya menjadi menjadi institusi yang terbilang memperlambat pembangunan.  

BACA JUGA:  Polda Sumut Periksa Dirut Kimia Farma Diagnostika

Sebagaimana diketahui pada Selasa (28/7)  DPRD Sumut syogyanya menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Penjelasan oleh Gubernur Sumut terhadap 4 poin Ranperda, yakni: Perubahan atas Perda Provsu Nomor 6 tahun 2014 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum PD Perhotelan Provsu menjadi PT Dhirga Surya Sumatera Utara

Kemudian, penyampaian perubahan atas Perda Provsu Nomor 4 tahun 2004 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum PD Perkebunan menjadi PT Perkebunan Sumatera Utara. Kemudian lagi, Perubahan atas Perda Provsu Nomor 11 tahun 2007 tentang Pembentukan PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara.

Selanjutnya, penyampaian perubahan bentuk Badan Hukum PD Aneka Iondustri dan Jasa Provinsi Daerah Tingat I Sumut menjadi Perseroan Daerah Aneka Industri dan Jasa Sumatera Utara. Yang mana sebelum penyampaian tersebut, didahului Penyampaian Laporan Hasil Kajian Bapemperda terhadap ke empat ranperda. D|Med 41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Berita Terbaru