BMKG: Gempa Megathrust Bukanlah Sesuatu yang Harus Diragukan, Ancaman Nyata bagi Indonesia

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. (Foto : Ist.)

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Gempa bumi dengan magnitudo 8,7 yang terjadi di Kamchatka, Rusia, telah memicu kekhawatiran tentang potensi tsunami di beberapa wilayah, termasuk Indonesia. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut disebabkan oleh kontak antarlempeng Pasifik dan Eurasia yang berada di dasar laut.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa fenomena gempa megathrust seperti ini merupakan ancaman nyata bagi wilayah mana pun, termasuk Indonesia. “Memang kawasan tersebut secara historis biasa terjadi gempa besar megathrust semacam ini, bahwa gempa megathrust bukanlah sesuatu yang harus diragukan, tetapi ancaman nyata meski terjadi di Rusia Timur,” ujarnya.

Daryono menjelaskan bahwa potensi tsunami yang muncul akibat adanya kekuatan deformasi gempa tektonik yang membuat kolom air laut berubah dan terjadi pergerakan. “Jadi, tsunami itu bukan gelombang laut, massa air yang berpindah dan bergerak, itulah tsunami. Semakin jauh, tentu saja energinya semakin melemah,” tuturnya.

Kendati demikian, Daryono memastikan bahwa pihaknya akan terus memonitor dampak tsunami yang berpotensi menerjang wilayah Indonesia. “Kita harus mewaspadai faktor lokal seperti teluk sempit berpotensi amplifikasi gelombang tsunami dan terjadi peningkatan ketinggian bisa jadi lebih dari 50 cm,” tuturnya.

BACA JUGA:  Eks Dirut Pertamina Elia Massa Manik Diperiksa Kejagung

Daryono mengatakan bahwa tsunami dengan ketinggian 50 cm dapat merusak dan menimbulkan korban jiwa. “Tsunami 50 cm itu sudah bisa merusak dan menimbulkan korban jiwa,” ujarnya. Dia mencontohkan tsunami Tohoku, Jepang 2011 silam yang berdampak di Teluk Youtefa, Jayapura, Papua, dan menimbulkan korban jiwa.

“Karena kekuatannya besar dan itu memberikan daya dorong gelombang tsunami yang cukup jauh sehingga sampai ke wilayah Indonesia,” ungkapnya. Oleh karena itu, Daryono mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

BMKG akan terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru tentang potensi tsunami di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Gempa megathrust seperti ini dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, sehingga penting bagi masyarakat untuk selalu siap dan waspada. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh gempa dan tsunami.

BACA JUGA:  Thomas Lembong Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula

Indonesia merupakan negara yang rawan gempa dan tsunami, sehingga penting bagi kita untuk memiliki sistem peringatan dini yang efektif dan responsif. BMKG telah memiliki sistem peringatan dini tsunami yang dapat memberikan informasi cepat dan akurat kepada masyarakat.

Dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat, kita dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh gempa dan tsunami. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami beberapa gempa dan tsunami yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar dari pengalaman dan meningkatkan kemampuan kita dalam menghadapi bencana alam.

Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh gempa dan tsunami, serta meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Foto: Pintu gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan. Sorotan publik terkait isu peredaran narkotika memicu desakan evaluasi pengawasan dan pengamanan di lingkungan lapas tersebut.

Kota Medan

DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:46 WIB