Dugaan Pembalakan Liar di Kawasan Hutan Tele Diadukan Ke Polres Samosir

- Penulis

Rabu, 23 Desember 2020 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir-Mediadelegasi:Maraknya pembalakan liar di kawasan Hutan Lindung Tele, tepatnya di Kecamatan Harian Boho Kabupaten Samosir, yang diduga dilakukan oknum mafia tanah dengan tameng kelompok tani, dilaporkan warga Partukko Naginjang ke Polres Samosir.

“Kami sudah pernah mengadukan masalah pembalakan hutan Tele ke polisi. Namun sampai saat ini belum terlihat ada tindakan hukum,” keluh warga sambil memunjukkan bukti pengaduan tertulis mereka, ketika ditemui Media Delegasi, Jumat (18/12/2020).  

Dalam bukti Laporan Perkara (LP) tertulis, pengaduan warga  Partukko Naginjang tertanggal 1 oktober 2020. Surat tersebut langsung ditujukan kepada Polres samosir.

“Sebagai warga negara yang baik kami sudah melakukan peran aktif kami. Namun sampai sekarang tidak ada sanksi apa-apa dari penegak hokum, baik dari kepolisian ataupun Dinas Kehutanan,” ketus warga yang minta dirahasiakan identitasnya.

BACA JUGA:  Pengendara, Rumah Warga dan Kapal Dipasangkan Ratusan Bendera Merah Putih oleh Satuan Pembinaan Masyarakat Polres Samosir

Karena tidak adanya respon dari apparat terkait, para warga sepakat untuk mengadukan pembalakan hutan tele ini ke insan pers, kiranya bisa diekspose agar mendapat perhatian dari pihak berwenang.

“Kami berharap setelah terbitnya pemberitaan soal pembalakan Hutan Tele ini, bisa mengundang perhatian dari instansi berwenang,” pinta warga.

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Suhartono yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan terkait surat warga Desa Partukko Naginjang  tersebut.

“Memang benar kita sudah menerima pengaduan warga masyarakat Desa Partukko Naginjang tentang penebangan kayu di kawasan hutan Tele dan penggarapan lahan namun  kita masih mendalami kasus ini lebih lanjut,” ujarnya saat disambangi di kantornya, Selasa (22/12/2020) sekira 11:00 WIB.

BACA JUGA:  DPRD Samosir Terima Kunker DPRK Aceh Tengah

Menurutnya masih ada tahapan yang harus dilakukan dalam mengungkap kasus ini. “Kita masih mengundang para pihak terkait dalam kasus ini. Setelah itu baru kita lakukan gelar, disitulah kita tau duduk atau tidaknya permasalahanya,” imbuh AKP Suhartono.

Dirinya berharap, kepada warga yang mengadukan dugaan pembalakan liar ini atau dugaan para mafia tanah ini untuk bersabar. “Pasti akan kita tindaklanjuti hingga jelas masalahnya,” tegas Kasat mengakhiri. D|Sam-59

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru