Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyampaikan ucapan belasungkawa kepada korban gempa bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/8/2026). Foto: Ist.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyampaikan ucapan belasungkawa kepada korban gempa bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/8/2026). Foto: Ist.

Seoul-Mediadelegasi: Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam kepada korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, Indonesia, pada Sabtu pekan lalu. Dalam pesannya, Lee turut mendoakan kesembuhan bagi para korban dan harapan agar yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Saya sangat sedih atas kerusakan dahsyat yang disebabkan oleh gempa bumi ini,” tulis Lee Jae Myung dalam unggahannya di media sosial X. Ucapan simpati tersebut disampaikan atas nama pemerintah Korea Selatan kepada para korban beserta keluarga yang berduka akibat kehilangan orang-orang terkasih maupun tempat tinggal akibat bencana yang datang secara tiba-tiba.

“Atas nama pemerintah Korea Selatan, saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada para korban dan keluarga berduka yang kehilangan orang yang dicintai serta rumah akibat bencana yang tiba-tiba ini,” tegas Lee dalam pesan belasungkawanya yang disampaikan kepada Pemerintah Indonesia.

Selain itu, Presiden Lee juga menyampaikan harapan agar upaya pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur dapat berjalan cepat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dengan demikian, para korban yang terdampak dapat segera kembali melangsungkan aktivitas kehidupan seperti sedia kala.

BACA JUGA:  Ketegangan Meningkat: Iran Kecam Blokade AS, Anggap sebagai Agresi Terbuka

Namun, ucapan belasungkawa tersebut justru memicu gelombang kritikan dari sejumlah warga Korea Selatan. Kritikan itu muncul karena di saat yang sama, wilayah Korea Selatan sendiri sedang dilanda bencana banjir dan tanah longsor yang menimbulkan kerusakan parah serta merenggut korban jiwa.

Warga menumpahkan kekesalan melalui berbagai laman internet dan media sosial. Mereka menilai Presiden Lee lebih cepat menyampaikan simpati kepada negara lain dibandingkan memberikan perhatian serius terhadap penderitaan rakyatnya sendiri yang tengah berjuang mengatasi dampak bencana.

Kawasan yang terdampak parah antara lain wilayah Geoje dan Busan di bagian selatan Korea Selatan. Hujan deras yang mengguyur sejak akhir pekan memicu banjir besar serta tanah longsor yang merusak pemukiman dan merenggut nyawa warga. Pemerintah pusat dinilai lambat merespons keadaan darurat tersebut.

Padahal, gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada Sabtu pekan lalu hingga kini tercatat menewaskan sedikitnya 70 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang lainnya. Bantuan dan simpati dari berbagai negara pun terus mengalir untuk Indonesia.

BACA JUGA:  Eskalasi Houthi Yaman Serang Israel Picu Ketegangan

Merespons bencana banjir di negaranya sendiri, Presiden Lee Jae Myung kemudian menyerukan tindakan cepat guna meminimalkan kerusakan akibat hujan lebat yang melanda wilayah selatan Korea Selatan. Seruan tersebut disampaikan dalam pidatonya pada Senin, 17 Agustus 2026.

“Saya prihatin dengan kerusakan akibat hujan lebat di Geoje dan wilayah selatan lainnya,” tulis Lee di akun media sosial resminya. Ia mendesak pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan memobilisasi seluruh sumber daya yang tersedia.

Presiden Lee juga menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di wilayahnya sendiri. Namun, pernyataan yang terlambat tersebut belum sepenuhnya dapat meredam gelombang kritikan warga yang merasa diabaikan pemerintah pusat.

Terlepas dari polemik di dalam negaranya, ucapan simpati dan belasungkawa Presiden Lee Jae Myung kepada korban gempa NTT tetap menjadi bukti solidaritas internasional yang terus mengalir bagi Indonesia. Semoga dukungan dari berbagai bangsa dapat memperkuat langkah pemulihan dan ketangguhan masyarakat NTT. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ride for Rations 2026 Singapura – Kluang, Johor: Malaysia Jadi Pusat Bersepeda Asia
Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:06 WIB

Ride for Rations 2026 Singapura – Kluang, Johor: Malaysia Jadi Pusat Bersepeda Asia

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Berita Terbaru