Pemakaian Pupuk Organik Bersubsidi Semakin Minim di Samosir

- Penulis

Rabu, 17 Februari 2021 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, Victor Sitinjak saat disembangi wartawan diruanganya

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, Victor Sitinjak saat disembangi wartawan diruanganya

Samosir-Mediadelegasi: Seiring waktu, para petani di Samosir semakin minim menggunakan pupuk organik, sehingga kuota pengadaan pupuk organik bersubsidi juga semakin berkurang ditahun 2021.

Ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, Victor Sitinjak saat disembangi wartawan diruanganya, areal perkantoran Parbaba, Kecamatan Pangururab, Samosir. Selasa (17/2/2021).

“Para petani lebih banyak menggunakan pupuk kimia, sehingga kuota pupuk organik bersubsidi tahun 2021 ini jadi berkurang, padahal penggunaan pupuk organik jauh lebih baik”, ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya hasil pertanian menggunakan pupuk organik jauh lebih laku dipasaran. Apalagi untuk pasar International, hasil pertanian dari pupuk kimia tidak laku. Mereka hanya menerima hasil pertanian dari pupuk organik.

Oleh karena itu Kepala Dinas Pertanian merencanakan membuat rapat bersama Komisi pengawasan pupuk pestisida (KP3), untuk membahas tentang kenaikan harga pupuk, sekaligus menyampaikan supaya para petani di Samosir lebih condong menggunakan pupuk organik.

BACA JUGA:  Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Bantu 10 Ton Bibit Padi di Samosir

Viktor Sitinjak juga menerangkan tentang kenaikan Kuota pupuk bersubsidi dan harganya dari tahun 2020 ke tahun 2021.

Kuota pupuk Urea tahun 2020 sebanyak 2022 ton dengan harga Rp1.800/kg atau Rp90.000/zak, sedangkan Ditahun 2021 kuotanya bertambah sebanyak  2033 ton sehingga menjadi 4055 ton dan mengalami kenaikan harga sebesar R 450/kg, sehingga menjadi Rp. 2.250/kg atau Rp112.500/zak.

Kemudian kuota pupuk SP.36 ditahun 2020 sebanyak 536 ton dengab harga Rp2.000/kg atau Rp100.000/zak. Pada tahun 2021 juga mengalami kenaikan sebanyak 1042 ton, sehingga menjadi 1578 ton, juga mengalami kenaikan harga Rp400/kg, sehingga menjadi Rp2.400/kg atau Rp120.000/zak.

Selanjutnya kuota pupuk ZA ditahun 2020 sebnyak 874 ton dengan harga Rp1.400/kg atau Rp70.000/zak, ditahun 2021 mengalami penambahan kuota sebanyak 739 zak, sehingga menjadi 1613 ton dengan kenaikan harga sebesar Rp300/kg sehingga menjadi Rp1.700/kg atau Rp85.000/zak.

BACA JUGA:  BUPATI SAMOSIR BERIKAN PUPUK GRATIS 19,1 TON UNTUK PETANI KECAMATAN NAINGGOLAN

Kuota pupuk NPK untuk tahun 2020 sebanyak 2127 ton dengan harga Rp. 2.300/kg atau Rp. 115.000/zak. Ditahun 2021 juga mengalami penambahan kuota sebanyak 1655 ton sehingga menjadi 3782 ton, dengan harga masih sama.

Sedangkan pupuk organik mengalami pengurangan kuota, dikarenakan semakin berkurangnya permintaan para petani. Saat ini para petani lebih dominan menggunakan pupuk kimia.

Pada tahun 2020 kuota pupuk organik masih mencapai 847 ton dengan harga Rp. 500/kg atau Rp. 20.000/zak, sedangkan ditahun 2021 mengalami pengurangan kuota sebesar 277 ton, sehingga menjadi 570 ton dengan kenaikan harga sebesar Rp. 300/kg, sehingga menjadi Rp. 800/kg atau Rp. 40.000/zak.D|Sam-59

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB