KPK Minta BPI KPNPA RI Lengkapi Laporan Laporan Dugaan Korupsi, Proyek Bangunan Pemecah Ombak

- Penulis

Minggu, 21 Maret 2021 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara-Mediadelegasi : Direktur Investigasi & Intelijen Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Negara Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Sari Darma Sembiring, SE kembali lakukan Investigasi Proyek Pembangunan Tembok Pemecah Ombak di Pantai Bunga desa Bandar Rahmat kecamatan tanjung tiram Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara.

Proyek yang sempat dilaporkan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia ( KPK RI ) tersebut, sudah diminta untuk melengkapi data laporan nya sempat Tertunda.

Ketika dikonfirmasi reporter kami di lokasi, Dir Investigasi BPI, Sari Darma Sembiring, SE, Minggu (21/3/2021) membenarkan agenda tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Giat hari ini adalah melengkapi data Laporan yang sudah direspond KPK terkait laporan dugaan Korupsi Proyek pemecah Ombak, yang pernah dilaporkan oleh Sultan Aminuddin Ketua DPD BPI KPNPA RI batu bara. kelanjutannya sempat tertunda dikarenakan Mundur nya Ketua dari Jabatannya,” ucapnya.

Ketika ditanyakan apakah kelengkapan data yang dibutuhkan oleh KPK, dirinya menjawab ada beberapa pertanyaan dan sedang kita lengkapi.

” Investigasi kelengkapan data ini merujuk satu bahagian dari program 100 hari Kerja saya sejak menjabat Direktur Investigasi & Intelijen BPI KPNPA RI membangunkan kasus-kasus yang mangkrak di daerah. KPK meminta lengkapi beberapa Point yaitu, berapa estimasi kerugian keuangan negara? Apakah Inspektorat Pemkab Batu bara dan BPK sudah melakukan Audit terkait proyek tersebut ? Dan siapa yang melakukan Investigasi? Itu saja sih yang saya tau ” ucap pria yang disapa Angling Darma.

BACA JUGA:  Kapolres Batubara Berikan Ongkos Pulang Dua TKI

Di tempat yang sama Alfuad Lubis, Kabid Investigasi dan intelijen DPD BPI KPNPA RI batu bara mengatakan, ada dugaan pekerjaan tidak diselesaikan sesuai Yang ada di LPSE.

” Hari ini saya temani Pak Direktur Investigasi & Intelijen untuk melakukan kegiatan investigasi. Sementara jumlah Kubus dan Buis, kami duga yang dibuat tidak sesuai jumlahnya dengan yang ada di LPSE. Kemudian kami menemukan Fisik yang retak-retak dan Plesteran Semen yang tercampur Sampah Goni dan Plastik. Resminya nanti direktur Investigasi dan intelijen akan Kordinasi ke Direktur Anev data Kombes Heru di Jakarta,” Ungkapnya

Ketika ditanyakan hasil data Investigasi hari ini, dirinya menjawab nanti akan ada press converence resmi dari Kantor DPN BPI KPNPA RI Pusat, yang berada di Jakarta.

BACA JUGA:  Bupati Batubara Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

” Sabar ya, kita tunggu nanti resminya dari DPN BPI KPNPA RI yang akan sampai kan di presscon di Jakarta. Karena Laporan ini sudah diambil alih oleh BPI KPNPA RI Pusat. Kita masih bekerja untuk melengkapi segala data yang diminta oleh KPK ” tegasnya.

Ketua Umum DPN BPI KPNPA RI Drs. Tubagus Rahmad Sukendar SH, S.sos ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan Kegiatan Investigasi tersebut.

” BPI KPNPA RI adalah lembaga yang konsen dalam program pencegahan dan pemberantasan Korupsi. Sebagai mitra Menkopolhukam dan KPK, Sudah banyak Kasus-kasus besar yang kami laporkan dan berhasil diselesaikan oleh KPK ” Ucap pria yang digadang-gadang jadi Anggota Dewas KPK tersebut.

Apabila dugaan tersebut menjadi pakta dan kenyataan serta menimbulkan kerugian negara siapa yang bertangjawap. ” Berapa banya Masyarakat Batu bara yang di rugikan oleh Oknum yang tidak bertangu jawab ungkap Darma.D|Bb- Az

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesta Tapai 2026 Lestarikan Budaya Batu Bara
Bupati Batubara Hadiri Natal Bersama.
Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium, Kejati Sumut Geledah Kantor PT Inalum di Kuala Tanjung
Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat
Kecelakaan Maut di Batubara, 2 Mahasiswa UMN Al Wasliyah Meninggal Dunia
Gubernur Sumut Tinjau Tanggul Jebol di Kabupaten Batubara
Wagub Sumut Surya Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa Indrapura
Mantan Kadis Pendidikan Batu Bara jadi Tersangka Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:41 WIB

Pesta Tapai 2026 Lestarikan Budaya Batu Bara

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:27 WIB

Bupati Batubara Hadiri Natal Bersama.

Sabtu, 15 November 2025 - 15:06 WIB

Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium, Kejati Sumut Geledah Kantor PT Inalum di Kuala Tanjung

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:30 WIB

Kadis LHK Sumut Diadukan ke Gubsu dan Inspektorat

Selasa, 29 Juli 2025 - 14:35 WIB

Kecelakaan Maut di Batubara, 2 Mahasiswa UMN Al Wasliyah Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB