Liburan Lebaran, ASN Pemkab Purwakarta Dibatasi

Jumat, 23 April 2021 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Purwkarta Pimpin Apel

Bupati Purwkarta Pimpin Apel

Purwakarta-Mediadelegasi:  Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengeluarkan kebijakan membatasi Aparatur Sipil Negara (ASN) bepergian keluar daerah berupa cuti dan mudik, pembatasan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menegaskan, mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, ASN di lingkungan Pemkab Purwakarta dilarang melakukan perjalanan ke luar daerah alias mudik.

“Teknisnya, pengendalian pemudik dari atau ke Purwakarta. Melalui Dinas Perhubungan, kami bentuk tim pengamanan angkutan lebaran,” ujarnya.

“Kami bakal sinergi dengan TNI-Polri dengan membangun pos penyekatan di beberapa pintu masuk atau keluar Purwakarta,” tambahnya.

Ia menambahkan pihaknya pun bakal menyesuaikan apabila ada kebijakan baru dari pemerintah pusat.

“Hal itu pun berlaku saat pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan terbaru pelarangan mudik yang dimulai hari ini sampai 24 Mei 2021,” jelas Anne di Purwakarta, Jumat (24/4).

Sementara, menurut Kepala BKPSDM Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna, surat edaran pembatasan bepergian bagi ASN Purwakarta selama Ramadan dan Idul Fitri 2021 sudah ditandatangani Bupati Purwakarta.

“ASN yang melanggar akan diberikan sanksi, akan ada sanksi mulai ringan sampai berat,” jelasnya.

Ia menegaskan sanksi lainnya bagi ASN yang melanggar berupa pengurangan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).

“Sanksi lainnya, ASN yang melanggar akan dikurangi TKD sebesar 0,4 persen per hari ketika tak masuk. Sehingga nanti itu teknisnya misal hari ini lebaran. Nah besok sudah langsung masuk kerja. Jadi, kami bisa cek satu per satu yang tak hadir. Aturan itu sudah masuk dalam aturan bupati,” pungkasnya. D|Jbr-Par

BACA JUGA:  Bagikan 40.000 Seragam & Perlengkapan Sekolah Kepada Siswa/i SD dan SMP, Wali Kota Medan : Bantuan Ini Harus Dimanfaatkan Untuk Meringankan Beban Orangtua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda hilang di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (9/10/2026). Ditemukan hampir 2 minggu setelah hilang, dugaan sementara gantung diri. Foto: Ist.

Kabupaten Tapanuli Selatan

Hilang Hampir 2 Minggu, Pemuda Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas di Kebun

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB