Ketua KNPI Medan: Polemik Walikota Medan Dengan Gubsu Jangan Dibesarkan

Jumat, 7 Mei 2021 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Ketua KNPI Medan Daffasya Sinik mengatakan persoalan antara Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Gubsu Edy Rahmayadi sebaiknya jangan dibesar-besarkan.

Hal itu ditegaskannya ketika diminta komentarnya tentang kisruh Wali Kota Medan dengan Gubsu soal Lokasi Karantina bagi WNI yang baru pulang dari luar negeri.

“Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi maupun Walikota Medan Bobby Nasution adalah sama-sama tokoh yang lahir dari aspirasi masyarkat. Kedua tokoh itu merupakan pilihan masyarakat Medan yang oleh masyarakat dipercaya untuk memimpin Sumut dan memimpin Kota Medan. Dan apabila kita memperhatikan akar permasalahannya sebenarnya adalah mengenai pelayanan kepada masyarakat juga yang seharusnya bisa dijalankan dengan semangat Gotong Royong, terkhusus dalam hal ini semangat Gotong Royong antara Pemprovsu dengan Pemerintahan Kota Medan,” ucap Daffa.

BACA JUGA:  KNPI Medan Ajak Pemuda Berkolaborasi bersama Wali Kota

Terkait semangat bergotong royong ini Daffa menyampaikan bahwa para pemimpin jangan sampai lupa dengan semangat sila ke 4 Pancasila dalam menjalankan tugas dan fungsi jabatannya dalam menjalankan pemerintahan yang senantiasa ingin memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berpendapat bahwa antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kota Medan amatlah penting adanya kerangka semangat kerja gotong royong. Apalagi medan adalah ibukota Sumatera Utara. Sudah seharusnya Pemerintahan Provinsi dan Pemerintah kota medan bersinergi untuk memajukan rakyatnya dan menciptakan tatanan terbaik untuk masyarkat yang dipimpinnya,” jelasnya.

Daffa Sinik berharap agar masalah-masalah yang berbau mis komunikasi seperti ini tidak akan menciptakan jarak antara para pemimpin yang telah dipilih oleh masyarakat. Untuk hal tersebut Daffa Sinik mengajak media-media massa agar tidak terus menerus membangun opini publik bahwa ada jarak antara Pemerintah provinsi dengan Pemerintah Kota Medan.

BACA JUGA:  Rekomendasi Coffee Shop Medan Yang Cocok Untuk Me Time

“Kita sebagai insan masyarkat yang sadar haruslah memberi dukungan positif kepada pemerintah kita dalam masalah-masalah seperti ini,” harapnya.

“Saya mengaku kecewa dengan pemberitaan beberapa media yang terkesan menggambarkan hubungan antara Bobby dengan Edy Rahmayadi tidak berjalan dengan baik-baik. Mengingat belum lama ini sempat ada juga pemberitaan bahwa terjadi miss komunikasi antara kedua pimpinan pemerintahan tersebut dalam hal kitchen of Asia di Kesawan,” ucapnya lagi.

Daffa berpandangan, jika hal ini terus terjadi maka berdampak menghambat kemajuan Kota Medan. D|Med-Gur|ril.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru