Pedagang Minta Wali Kota Tata Ulang Pusat Pasar Medan

Rabu, 2 Februari 2022 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bangunan Pusat Pasar Medan semakin buruk. Foto: D|Ist

Kondisi bangunan Pusat Pasar Medan semakin buruk. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi:  Sejumlah pedagang di Pusat Pasar Medan meminta Wali Kota Medan Boby Nasution melakukan penataan ulang tempat perbelanjaan tertua di Kota Medan itu.

“Jika saja pengelolaan Pasar ini diserahkan kepada ahlinya tentunya akan membawa perubahan, sehingga minat masyarakat untuk berbelanja di pusat pasar akan timbul kembali dan menghidupkan fungsi pasar itu serta melestarikan salah satu warisan budaya Indonesia,” sebut Emil Pedagang grosir pakaian, kepada wartawan, Rabu (2/2).

Pantauan media, kondisi Pusat Pasar Medan dikelola Perusahaan Daerah Pasar (PD Pasar) saat ini tidak terurus. Kumuh, semeraut, jorok dan tidak terawat.

“Kami yang berdagang di Pusat Pasar khususnya di lantai III, meminta perhatian Wali Kota Medan, agar secepatnya memperbaiki sarana dan prasarana gedung, kondisinya saat ini sungguh memprihatinkan,” katanya.

Menurut mereka, terutama yang berdagang di lantai III, AC yang tidak kunjung di perbaiki, sehingga pengap, gerah dan sesak napas, akibat sirkulasi udara (AC) yang tidak berfungsi dengan baik.

BACA JUGA:  Perhatian Pemko Medan Ke Ojol Dengan Memberikan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Kondisi ini semakin diperparah buruknya sarana dan prasarana lainnya, seperti plafon gypsum yang sudah mau runtuh, akibat atap yang bocor sekian tahun yang belum ada tanda-tanda diperbaiki.

“Saat hujan deras kami khawatir atap plafon ini jebol karena tidak tahan menampung air hujan, sehingga kami berinisiatif memperbaiki secara swadaya, itupun tak menjamin keselamatan para pedagang dan pembeli jika, tiba-tiba atap plafon ini jebol, di pastikan akan ada korban,” tambah Iskandar pedagang kain lainnya.

Menurut para pedagang biaya yang mereka harus bayar ke pengelola jumlahnya variasi, namun tidak sebanding dengan kualitas sarana yang ada. Seperti biaya listrik, kebersihan dan maintenance lainnya, setiap pedagang harus mengeluarkan koceknya cukup besar.

“Untuk biaya listrik saja satu kios rata-rata di sini bayar mulai Rp500 ribu hingga Rp700 ribu. Namun faktanya kenyamanan pun tidak bisa kami rasakan, AC tidak berfungsi sehingga kami masing-masing membawa kipas angin sendiri, jorok karena sampah yang terkesan dibiarkan,” tambah Emil lagi.

BACA JUGA:  Spesialis Pencuri Kaca Cendela Ditangkap Warga

Pedagang berharap kepada pemerintah Kota Medan agar segera melakukan penataan agar para pedagang dan pembeli dapat nyaman berbelanja.

“Dah capek kali kami dijanjikan bermacam-macam, jika pengelola PD Pasar Medan khususnya di Pusat Pasar ini, kami minta Wali Kota Medan Bobby Nasution segeralah evaluasi pejabat tersebut karena tidak mampu mengimplementasikan visi Wali Kota Medan,” ujar pedagang lainnya.

Sekadar informasi, Pusat Pasar Medan Kota adalah salah satu pusat pasar yang didirikan pada zaman pemerintahan Belanda.

Pada zaman pemerintahan tersebut, pusat pasar ini merupakan pusat pasar terbesar, termegah dan terbersih di Asia Tenggara. Hal ini menjadikan Pusat Pasar Medan Kota menjadi salah satu pasar dengan warisan budaya yang perlu untuk dilestarikan. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB