Tahukah Kamu, Anak SMP Sudah Lama Pelajari Dampak Virus Corona

- Penulis

Selasa, 20 Juli 2021 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cover buku Ilmu Pengetahuan Alam, SMP/MTs Kelas VIII Semester 2. Foto: D|Ist

Cover buku Ilmu Pengetahuan Alam, SMP/MTs Kelas VIII Semester 2. Foto: D|Ist

MEDIA Sosial terus ramai membicarakan virus corona, setahun terakhir popular dengan sebutan Coronavirus Disease of 2019 (Covid-19). Tahukah kamu, rupanya anak SMP sudah mempelajari dampak Virus Corona sejak lama

Penyakit Covid-19 itu sendiri ditemukan pertama kali di Wuhan, Cina dan saat ini telah menyebar ke seluruh dunia. Sejak Tahun 2013, Virus Corona sudah diajarkan bagi siswa Kelas VIII Semester Dua, Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah.

Fakta itu dibuktikan dari buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Terbitan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia dengan Kurikulum Tahun 2013. Buku yang beberapa kali mengalami revisi ini setebal 200 halaman lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Virus Corona masuk pembahasan Gangguan pada Sistem Pernapasan Manusia dan Upaya untuk Mencegah atau Menanggulanginya, lihat Bab 8 Sistem Pernapasan Manusia.

Pada pembahasan Influenza, Tonsilitis, Faringitis, Pheumonia, Tuberculosis (TBC), Asma dan Kanker Paru-paru. Buku ini mencatatkan pengaruh Virus Corona pada penyakit Tonsilitis dan Faringitis, di halaman  64 dan 65 buku Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VIII.

Gejala tonsilitis yaitu sakit pada tenggorokan, tonsil mengalami peradangan, batuk, sakit kepala, sakit pada bagian leher atau telinga dan demam.

Virus yang dapat menyebabkan tonsilitis yaitu adenovirus, rhinovirus, influenza dan corona virus. Golongan bakteri yang menyebabkan tonsilitis pada umumnya bakteri streptococus.

BACA JUGA:  Menag Buka Secara Resmi SSE PTKIN se-Indonesia

Nah, tahukah kamu bagaimana cara penanggulangan penyakit ini. Buku anak SMP ini menjelaskan, Penanganan faringtis, memberi antibiotik dan anti fungi untuk membunuh bakteri serta jamur yang menginfeksi faring. Selain itu tentu harus ditambah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, agar sistem pertahanan tubuh menjadi lebih kuat.

Memahami virus corona dan efeknya, ternyata tidak harus kuliahan atau pendidikan tinggi. Buku anak SMP kelas VIII, sudah sejak lama menjelaskannya. D|Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe
ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan
Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat
PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera
Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard
QS AUR 2026: Singapura dan Malaysia Dominasi Kampus Terbaik Asia Tenggara, Indonesia Kirim 3 Wakil
Wali Kota Medan: Guru Hadapi Tantangan Baru di Era Digital, PGRI Diharapkan Jadi Solusi
Universitas Al-Azhar Buka Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Persatuan Mendunia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:41 WIB

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe

Senin, 15 Desember 2025 - 12:47 WIB

ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan

Selasa, 25 November 2025 - 12:22 WIB

Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat

Kamis, 20 November 2025 - 12:55 WIB

PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera

Senin, 17 November 2025 - 14:01 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard

Berita Terbaru

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB