Bobby Nasution Tinjau Pemasangan U-Ditch, Dinas PU Janji 10 Hari Selesai

Sabtu, 8 Januari 2022 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluhan warga terkait lambatnya pemasangan U-Ditch di Jalan Sei Belutu Medan langsung ditindaklanjuti Wali Kota Medan, Bobby Nasution.(ist)

Keluhan warga terkait lambatnya pemasangan U-Ditch di Jalan Sei Belutu Medan langsung ditindaklanjuti Wali Kota Medan, Bobby Nasution.(ist)

Medan-Mediadelegasi: Keluhan warga terkait lambatnya pemasangan U-Ditch di Jalan Sei Belutu Medan langsung ditindaklanjuti Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Usai Shalat Maghrib, Kamis (6/1), orang nomor satu di Pemko Medan itu langsung meninjau pemasangan beton cetak siap pakai berbentuk huruf U untuk saluran air (drainase) tersebut. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, dampak pemasangan U-Ditch menyebabkan banyaknya debu sehingga mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga.

Setibanya di lokasi, Bobby Nasution didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Topan Obaja Ginting langsung melihat drainase yang sudah dikorek dan tinggal memasang U-Ditch. Korekan tanah yang dibiarkan bertumpuk di pinggir jalan menyebabkan arus lalu lintas terganggu kelancarannya. Ditambah lagi dengan tiang-tiang provider yang kondisinya bermiringan juga belum disentuh untuk ditangani.

Kehadiran Bobby Nasution disambut gembira warga, mereka berharap kedatangan menantu Presiden Joko Widodo itu dapat menyelesaikan keluhan mereka. “Tolong Pak Bobby, kami berharap perbaikan drainase ini secepatnya diselesaikan. Selain macet, kami juga nggak tahan dengan abu,” ungkap salah seorang ibu paro kepada Bobby.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Janji Kawal Penertiban Sektor MBLB

Dengan tersenyum, Bobby pun berjanji akan segera menuntaskannya. Dikatakannya, peninjauan yang dilakukannya itu untuk menindaklanjuti pengaduan warga. Selain itu juga untuk memastikan pengerjaan U-Ditch yang dilakukan Dinas PU sesuai dengan spesifikasi. “Pengerjaan U-Ditch ini kita lakukan sekaligus untuk mengkoordinir jaringan-jaringan yang ada di Kota Medan. Kita harapkan drainase yang sudah pakai U-Ditch, utilitasnya bisa diletakkan di bawah,” kata Bobby Nasution.

Selanjutnya, Bobby Nasution berharap agar warga sekitar untuk bersabar. Sebab, perbaikan drainase yang dilakukan tentunya memakan waktu. “Kita harapkan masyarakat bersabar, keluhannya tetap kita dengarkan. Malam ini keluhan masyarakat kita tindaklanjuti. Saya minta pengerjaannya secepatnya diselesaikan dan Dinas PU berjanji dalam sepuluh hari akan selesai. Sebab, masyarakat mengeluhkan debunya sangat banyak sekali,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Berkantor di Kecamatan Zona Merah, Bobby Berupaya Turunkan Angka Penyebaran Covid-19

Saat melihat pengerjaan U-Ditch, warga menghampiri Bobby dan mengeluhkan pengerjaan drainase di Gg. Subur. Bobby langsung menindaklanjutinya dan mengecek kebenaran pengaduan warga. Ternyata apa yang dikeluhkan warga benar, saat membuka penutup drainase, Bobby dengan menggunakan senter mendapati drainase tersumbat sehingga tak mungkin bisa dialiri air.

Di samping itu beberapa penutup drainase tidak ada. Untuk mengantisipasi pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki terperosok, warga pun menutupinya dengan papan dan triplek. “Terima kasih atas pengaduannya, Bu,” ungkap Bobby seraya memanggil petugas yang menangani drainase untuk mengatasinya.

Petugas drainase tersebut berjanji akan menyelesaikannya keesokan harinya. “Besok akan kita selesaikan, Pak. Saya janji,” jawab petugas drainase tersebut. “Saya ingin bukti, jangan janji saja. Nanti saya akan datang kembali untuk mengeceknya,” tegas Bobby sebelum meninggalkan lokasi.(D|Red-08|rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru