Teraphi Jantung ke Papan Tinggi Barus

Selasa, 10 Mei 2022 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan Tinggi Barus, atau dikenal juga dengan sebutan Tangga Seribu kerap dikunjungi peziarah Makam Syekh Mahmud Al-Mutahzam. Foto: D|Ist

Papan Tinggi Barus, atau dikenal juga dengan sebutan Tangga Seribu kerap dikunjungi peziarah Makam Syekh Mahmud Al-Mutahzam. Foto: D|Ist

Barus-Mediadelegasi:  Papan Tinggi Barus, atau dikenal juga dengan sebutan Tangga Seribu kerap dikunjungi peziarah Makam Syekh Mahmud Al-Mutahzam.

Mendaki dan turun dari puncak bukit di Desa Penanggahan, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) itu perlu kesiapan mental dan pisik serta niat yang tulus ikhlas. “Ini teraphi jantung dan paru-paru. Kita harus mampu mengendalikan alur pernapasan,” kata pengunjung yang mulai terlihat ngos-ngosan di pertiga bukit, pekan lalu.

Makam ulama asal Yaman, salah satu penyiar agama Islam di Indonesia yang melakukan perjalanan sekitar tahun 34-44 hijriyah atau referensi mencatat masa umat Islam dipimpin khalifah Umar bin Khattab itu, dikunjungi segala usia.

BACA JUGA:  Tugu Nol Kilometer Barus Memprihatinkan

Anak-anak, hingga orangtua yang secara pisik tampak lemah, namun berupaya untuk sampai menyentuh nisan Makam di puncak bukit. Berziaran ke Makam Waliyullah, memohon berkah dan keselamatan kepada Allah SWT.

Ada yang unik ketika mengunjungi Makam Papan Tinggi, awal Mei barusan. Bukit setinggi 200 meter dari permukaan laut (MDPL) itu belum begitu lama terbakar. Pohon dan rumput sekelilingnya hangus. Namun api tidak menjilat pohon yang tumbuh di dekat makam.

Dari ketinggian lebih kurang 720 anak tangga ini, pengunjung dapat menikmati bentangan pantai Barus di Samudra Hindia itu.

Kini saat turun tangga, teraphi jantung menjadi teraphi kaki. Lutut terasa bergetar menahan langkah hingga kembali ke kebawah.

BACA JUGA:  video banjir di Medan

Berkunjung ke tempat ini, tidak begitu mahal. Membayar retribusi di pintu masuk Rp10 ribu untuk setiap orang. Tersedia tempat istirahat sejenak di pinggang bukit yang menyediakan sekadar jajanan, makanan ringan dan minuman kemasan. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis PUPR Sumut Bergerak Cepat, Tinjau Langsung Progres Peningkatan Jalan Sibuluan–Aek Horsik
Pangdam I/BB Kunjungi Yonif TP 905/Tuan Syah, Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit
Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan
Pembangunan Huntap Korban Bencana Dimulai, Wagub Berharap Selesai Tepat Waktu
Laznas Syarikat Islam Gerakkan Misi Kemanusiaan: Sembako dan Dapur Hangat untuk Penyintas Banjir dan Longsor Tapteng
Bobby Nasution Pastikan Stok Beras Aman
Bobby Nasution Tinjau SPBU di Tapanuli Tengah, Hanya 3 yang Beroperasi Akibat Banjir
Gubsu Bobby Nasution Prioritaskan Pemulihan Gardu Induk Aek Tolang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kadis PUPR Sumut Bergerak Cepat, Tinjau Langsung Progres Peningkatan Jalan Sibuluan–Aek Horsik

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:53 WIB

Pangdam I/BB Kunjungi Yonif TP 905/Tuan Syah, Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:03 WIB

Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:23 WIB

Pembangunan Huntap Korban Bencana Dimulai, Wagub Berharap Selesai Tepat Waktu

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:53 WIB

Laznas Syarikat Islam Gerakkan Misi Kemanusiaan: Sembako dan Dapur Hangat untuk Penyintas Banjir dan Longsor Tapteng

Berita Terbaru