Ulos dan Andaliman dari Samosir Berpeluang Dipasarkan ke Luar Negeri

- Penulis

Kamis, 19 Mei 2022 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenunan Ulos dan andaliman adalah produk yang berpeluang untuk dipasarkan di luar negeri. Hal itu disampaikan, Tomy Butarbutar selaku Koordinator Fungsi satu (Ist)

Tenunan Ulos dan andaliman adalah produk yang berpeluang untuk dipasarkan di luar negeri. Hal itu disampaikan, Tomy Butarbutar selaku Koordinator Fungsi satu (Ist)

Samosir-Mediadelegasi: Tenunan Ulos dan andaliman adalah produk yang berpeluang untuk dipasarkan di luar negeri. Hal itu disampaikan, Tomy Butarbutar selaku Koordinator Fungsi satu yang menangani negara Argentina, Uruguay, Paraguay dan Brazil di Kementerian luar negeri, mengatakan bahwa ‘Ulos’ adalah produk yang berpeluang untuk dipasarkan di luar negri.

Hal itu dikatakanya kepada wartawan, pada acara kunjungan kerja Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementrian Luar Negri Republik Indonesia, melalui kegiatan promosi forum bisnis INA-LAC 2022 dan sosialisasi pemanfaatan platform INA-Access di wilayah Sumatera Utara. di Kantor Bupati Samosir. Rabu (18/5/2022).

“Kalau bagi saya, pasti yang menarik itu ‘Ulos’. Cuma mungkin, kita harus membuat suatu narasi, bahwa ulos ini dibuat oleh siapa, dan yang paling penting adalah kenapa kita harus menjual ulos ini kepada orang asing,” ujarnya.

Namun menurut Tomy, bagaimana supaya meningkatakn harga jual, mereka akan membuat narasi, tentang bahanya yang alami, pewarnanya alami, kemudian membuatnya berapa lama, yang membuatnya, dan dibuatnya di desa apa.

Selain Ulos, menurut Tomy, sumber daya alam yang berpeluang lolos ke pasar internasional adalah Amdaliman, karena tidak mudah didapatkan dimana mana, dan fungsinya untuk makanan-makanan khas tradisional Batak.

BACA JUGA:  Dianggap Jadi Sumber Berkumpul Massa, Tuak Dirazia Tim Covid-19

“Ketika sudah mencicipi makanan lokal, tentunya promosi makanan kuliner Indonesia akan sangat lebih mudah di luar negri, permintaan akan produk-produk Indonesia akan semakin besar. Contohnya Andaliman, ketika mereka disini sudah mencoba Naniura enak, maka mereka akan mencari tau bahan bakunya apa. tentunya kita akan ada permintaan, dan tentunya menjualnya dengan harga yang tinggi,” jelasnya.

Menurut Tomy, kegiatan ini juga bertujuan untuk berbagi pengalaman dan masukan mengenai, metode ataupun teknik pengembangan pariwisata yang telah dilakukan oleh negara-negara mitra.

“Tentunya dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah daerah sumatera utara itu mempunyai gambaran kebijakan-kebijakan pariwisata yang telah dilakukan oleh negara lain. Harapanya adalah semakin banyak wisatawan asing yang masuk, baik kunjunganya maupun infestasinya,” katanya.

Bukan itu saja, Tomy menambahkan tujuan kedatanganya juga untuk sharing mengenai, pentingnya pengelolaan sampah, agar pengunjung semakin banyak ke Samosir. Karena menurutnya pendapatan utama wisata bukanlah dari banyaknya kunjungan, tapi dari seberapa banyak yang mereka beli, misalnya makana di Restoran, beli buah buahan maupun soufenir.

Hal senada juga disampaikan Orina Ritonga, selaku Sekretaris direktorat jendral Amerika dan Eropa dikementrian Liar Negri. Kunjungan ini adalah bagian dari Sinergi antara pusat, daerah dan perwakilan. Tujuanya untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan meningkatkan perluasan pasar.

BACA JUGA:  Pupuk Langka, Petani Samosir Khawatir Gagal Panen

“Jadi kita dari kementrian luar negri, kita dari direktorat Amerika dua, itu ada 33 negara dari Amerika Latin dan Karibia, Tujuan kita supaya memperluas produksi kita ke negara-negara itu. Kemudian kita akan mengadakan bisnis forum INALAK (Indonesia-Amerika Latin dan Karabia). Apa yang bisa dijual dari Samosir, kita akan membantu mempromosikanya, dengan memasukkan kepada Platform Digital yang kita punya yang kita kembangkan,” jelasnya.

Orina berharap kegiatan ini berlanjut kedepan. “Tindak lanjut kegiatan ini Kami berharap nanti ini tidak berhenti disini, nanti para OPD bisa menghubungi, apa yang bisa kami bantu, nah kami akan membantu mengkemasnya, narasinya. Kalau sudah masuk dalam Platform ini, Jadi perwakilan kita bisa melihat,” katanya.

Karena menurut Orina Ritonga Hubungan dagang itu tidak bisa dibangun dalam satu hari. Dalam acara kunjungan Kemenlu tersebut disambut oleh PLH Sekda Waston Simbolon, Kepala Bappeda Rajoki Simarmata, Kepala dinas Perijinan Pilipi Simarmata, Camat Harian Hartopo Manik, Camat Sianjur Mulamula dan beberapa utusan OPD Samosir. (D|Sam-59)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Samosir Serap Strategi Pariwisata Lewat Site Visit KEK Bali, Siapkan Langkah untuk Danau Toba
Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:27 WIB

Wabup Samosir Serap Strategi Pariwisata Lewat Site Visit KEK Bali, Siapkan Langkah untuk Danau Toba

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Berita Terbaru