Medan-Mediadelegasi: Rektor Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas Medan Prof Dr Maidin Gultom SH MHum mengatakan, wisuda bukanlah purna tugas untuk berhenti belajar.
“Sebaliknya ilmu dan pengetahuan yang sudah didapatkan dapat dikembangkan dan diharapkan dapat membantu menyelesaikan segala permasalahan yang ada di kalangan masyarakat dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks,” ujar Prof Maidin Gultom pada wisuda 241 mahasiswa universitas tersebut di Danau Toba Convention Hall Medan, Sabtu (05/8).
Rektor Unika ini pun mengajak berkomitmen untuk berkontribusi secara positif dan bertanggung jawab di tengah masyarakat dan keluarga. “Jangan pernah berhenti belajar, berkembang dan berinovasi,” tegasnya seraya mengatakan dunia terus berubah, harus menjadi agen perubahan yang proaktif serta visioner.
Sebagai lulusan Unika Santo Thomas, kata Rektor Maidin Gultom, para wisudawan memiliki potensi besar menjadi pemimpin masa depan. “Bersama, kita dapat mewujudkan visí bangsa yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Jadilah teladan dalam kejujuran, íntegritas, dan semangat kerja untuk menciptakan Indonesia yang lebih maju, sejahtera dan berkeadilan,” paparnya.
Ketua Panitia Wisuda, Godlif Sianipar SS MM PhD melaporkan jumlah wisudawan/wisudawati sebanyak 241 orang. Jumlah itu katanya, dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Managemen dan Akuntansi 76 Orang, Fakultas Ilmu Budaya Prodi Sastra Inggris Berjumlah dua Orang, Fakultas Teknik Prodi Teknik Sipil Arsitektur enam Orang, Fakultas Pertanian Prodi PHP Agroteknologi Agribisnis 25 Orang, Fakultas Hukum Prodi Ilmu Hukum 33 Orang, Fakultas Fikom Prodi Sistem Informasi dan Teknik Informatika 12 Orang, Fakultas FKIP Prodi PGSD, Pend, BHS, & Sastra Indonesia Pend, Bahasa Inggris Pend, Matematika 78 Orang, Magister Hukum dua orang, dan Magister Filsafat Berjumlah tujuh orang.
“Terdapat 30 persen telah melakukan pembelajaran melalui program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, melalui program Magang di Dunia Usaha dan Dunia Industri, Kampus Mengajar, Pertukaran Mahasiswa, serta KKN Tematik. Sedemikian rupa ada 20% lulusan tahun 2023 telah bekerja di Instansi Pemerintah, Perusahaan Swasta dan Industri,” jelas Godlif Sianipar.
Dia juga menerangkan, terdapat 78 wisudawan/i yang dinyatakan lulus cumlaude dengan Indeks Prestasi lebih besar dari 3,81. Persentase indek prestasi adalah 70,95%, lulusan dengan pujian, 26,14% lulus dengan sangat memuaskan, 2,49% lulus dengan memuaskan dan selebihnya predikat lulusan ada 0,41% dengan IPK rata-rata 3,63.